- Taksi listrik Green SM resmi meluncur di Kota Palembang pada 12 September 2026 sebagai pilihan transportasi baru.
- Pemerintah Kota Palembang dan DPRD menyoroti kelengkapan persyaratan operasional serta kajian penambahan armada angkutan umum.
- Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan mendukung inovasi kendaraan listrik melalui penyelesaian regulasi lewat dialog komunikasi.
SuaraSumsel.id - Kehadiran taksi listrik Green SM di Kota Palembang menambah pilihan transportasi bagi masyarakat. Armada berwarna hijau itu mulai beroperasi setelah layanan tersebut resmi diluncurkan di Palembang pada 12 September 2026.
Palembang menjadi kota kedua di Sumatera yang menjadi wilayah operasional Green SM. Sebelumnya, kehadiran taksi listrik ini telah lebih dahulu memicu perhatian publik, mulai dari persoalan persyaratan operasional, kesiapan pengemudi hingga kebutuhan armada transportasi baru di Kota Palembang.
Ketua DPD Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan (ADO Sumsel), Muhammad Asrul Indrawan, mengatakan pihaknya mendukung kehadiran transportasi berbasis kendaraan listrik di Palembang. Namun, ia berharap persoalan yang muncul terkait operasional taksi listrik dapat diselesaikan melalui komunikasi dan dialog dengan seluruh pihak.
ADO Sumsel, kata dia, tidak ingin perkembangan teknologi dan investasi justru menimbulkan persoalan baru di lapangan. Karena itu, kepastian aturan dan kesiapan seluruh pihak menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Kehadiran taksi listrik di Palembang memang membawa warna baru dalam persaingan layanan transportasi. Namun, pertanyaan yang muncul bukan lagi sekadar soal teknologi kendaraan.
Masyarakat akan melihat apakah layanan tersebut benar-benar mampu menjawab kebutuhan perjalanan sehari-hari.
Bukan Hanya Soal Mobil Listrik
Secara konsep, kendaraan listrik menawarkan keunggulan karena tidak menghasilkan emisi gas buang langsung dari knalpot saat digunakan. Namun bagi pengguna transportasi, pertimbangan memilih kendaraan tidak selalu berkaitan dengan teknologi,
Palembang sendiri sudah memiliki sejumlah pilihan transportasi, mulai dari ojek online, taksi online, angkutan umum hingga LRT. Masuknya pemain baru membuat pilihan masyarakat semakin banyak. Di sisi lain, persaingan juga semakin terbuka.
Baca Juga: Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
Apakah taksi listrik akan mampu menarik pengguna baru atau hanya mengambil penumpang dari layanan transportasi yang sudah ada, menjadi hal yang baru bisa terlihat setelah layanan berjalan dalam beberapa waktu ke depan.
Persyaratan Operasional Sempat Jadi Sorotan
Sebelum resmi diluncurkan, keberadaan taksi listrik Green SM telah mendapat perhatian Pemerintah Kota Palembang.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta pengelola memastikan seluruh persyaratan dipenuhi sebelum operasional berjalan penuh. Ia juga meminta pengemudi mendapatkan pembekalan mengenai tata cara berkendara dan aturan lalu lintas.
“Jika belum lengkap termasuk uji KIR-nya kami minta agar menghentikan sementara waktu operasionalnya,” kata Ratu Dewa belum lama ini.
Pernyataan tersebut muncul menyusul sorotan terhadap uji berkala kendaraan atau KIR taksi listrik yang belum dilakukan. Namun, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Sariansyah Ismail menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, uji berkala pertama untuk kendaraan baru dilakukan satu tahun setelah STNK diterbitkan. Ia juga mengakui fasilitas pengujian khusus kendaraan listrik di Palembang masih menjadi perhatian tersendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib
-
Bulan Literasi Keuangan, OVO Finansial dan OJK Dorong UMKM Palembang Naik Kelas lewat Teras Perwira
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja
-
Media Gathering JNE Palembang, Saat Logistik Jadi Jalan UMKM Menjangkau Pasar Lebih Luas
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap