- Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kominfo akan memasang 100 unit CCTV di titik strategis untuk keamanan dan ketertiban.
- Pemasangan CCTV direncanakan setelah rapat koordinasi lintas OPD yang melibatkan Satpol PP dan DLHK pada Senin (12/1/2026).
- Rekaman CCTV berfungsi ganda memantau pelanggaran, banjir, dan lalu lintas, menjadi dasar penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2015.
SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang semakin serius memperketat pengawasan keamanan, ketertiban, dan kebersihan kota. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), CCTV akan dipasang di 100 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah Palembang, mulai dari pusat keramaian hingga kawasan rawan pelanggaran.
Rencana besar ini dimatangkan dalam rapat koordinasi pemetaan titik CCTV yang digelar di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang, Senin (12/1/2026). Sejumlah OPD turut dilibatkan, di antaranya Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perhubungan, serta Dinas Perkimtan Kota Palembang.
Kepala Dinas Kominfo Palembang, Adi Zahri SI.Kom, menegaskan pemasangan CCTV ini dirancang memiliki fungsi ganda. Kamera tidak hanya memantau keamanan, tetapi juga memonitor pembuangan sampah liar, titik rawan banjir, hingga kepadatan lalu lintas.
“CCTV ini akan menjadi mata pemerintah kota. Karena itu penentuan titiknya tidak bisa sembarangan, harus melalui koordinasi lintas OPD agar tepat sasaran,” ujarnya.
Dari hasil pemetaan sementara, sejumlah lokasi yang selama ini dinilai rawan pelanggaran dan kerap viral di media sosial masuk dalam daftar prioritas. Kepala Satpol PP Kota Palembang, Dr Herison, menyebut beberapa titik krusial, di antaranya:
- Kawasan Air Mancur Palembang
- Jembatan Ampera
- Benteng Kuto Besak (BKB)
- Simpang Talang Kelapa
- Macan Lindungan
- Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II
- Kawasan Angkatan 45
Lokasi-lokasi tersebut selama ini dikenal rawan kriminalitas, balap liar, aktivitas anak jalanan, hingga pembuangan sampah sembarangan.
Dengan terpasangnya CCTV, penegakan aturan di Palembang dipastikan akan lebih tegas. Herison menegaskan, rekaman kamera dapat dijadikan dasar penindakan, khususnya untuk pelanggaran Perda Nomor 3 Tahun 2015.
“Jika ada pelanggaran yang terpantau, personel akan langsung ke lokasi. Kita lakukan sidang yustisi dan sanksi tegas sesuai aturan,” katanya.
Saat ini, Palembang telah memiliki 41 unit CCTV, dan 30 di antaranya sudah bisa diakses secara live oleh masyarakat.
Baca Juga: Sumsel Dikepung Bencana? Sepanjang 2025 Terjadi 284 Kejadian, Banjir Mendominasi
Seluruh sistem pengawasan ini akan terintegrasi dalam Command Center Kota Palembang yang juga berfungsi sebagai pusat pengaduan masyarakat dan integrasi layanan kelurahan, sesuai arahan Pemerintah Kota Palembang.
Dengan pemasangan CCTV di 100 titik strategis ini, Pemkot Palembang berharap respon terhadap pelanggaran bisa lebih cepat, kota menjadi lebih tertib, bersih, dan aman bagi seluruh warganya.
Tag
Berita Terkait
-
Waspada! Era Sidak Digital Dimulai, Pegawai 107 Kelurahan Palembang Dipantau CCTV
-
Tak Perlu ke Rumah Sakit! Ini Daftar Puskesmas di Palembang yang Bisa Rawat Inap 2026
-
Ramai Efisiensi Anggaran, Kenapa SILPA Pemkot Palembang Masih Rp79 Miliar?
-
Terlalu Serakah Pejabat Palembang, 99 Proyek Fiktif Terbongkar: Uangnya Masuk ke Siapa?
-
Publik Pertanyakan Paripurna DPRD Palembang Batal karena Pembahasan APBD 2026 Memanas
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Di Mana Prima Salam? Ratu Dewa Ungkap Kondisi Terbaru Wakil Wali Kota Palembang
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung