- Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Palembang pada Kamis (26/2/2026) untuk melaksanakan salat jenazah Alex Noerdin.
- Salat jenazah mantan Gubernur Sumsel dua periode tersebut dipimpin tokoh agama setempat dengan suasana khidmat.
- Setelah disalatkan, jenazah diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Palembang dengan pengawalan ketat aparat.
SuaraSumsel.id - Para jamaah memadati Masjid Agung Palembang, Kamis (26/2/2026) sedari pagi, untuk mengikuti salat jenazah mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, Alex Noerdin.
Pelataran hingga bagian dalam masjid telah dipenuhi masyarakat, tokoh agama, pejabat daerah, dan kerabat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Lantunan takbir menggema saat keranda jenazah tiba di halaman masjid. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru. Banyak jamaah yang terlihat menundukkan kepala, sebagian tak kuasa menahan tangis ketika saf-saf salat dirapatkan untuk mendoakan almarhum.
Salat jenazah dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diikuti ratusan pelayat yang berdiri hingga ke luar serambi masjid. Prosesi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian dan pengurus masjid untuk memastikan kelancaran ibadah.
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran masyarakat yang datang melayat dan ikut menyalatkan almarhum. Mereka juga memohon doa serta keikhlasan agar segala kesalahan almarhum semasa hidup dimaafkan.
“Kami berterima kasih atas doa dan perhatian masyarakat Sumatera Selatan. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya,” ujar perwakilan keluarga di hadapan jamaah.
Kehadiran ratusan jamaah di Masjid Agung Palembang menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap sosok yang pernah memimpin Sumsel selama dua periode tersebut. Sejumlah tokoh politik, pejabat aktif, hingga masyarakat umum terlihat hadir sejak pagi.
Beberapa warga mengaku datang secara sukarela sebagai bentuk penghormatan terakhir. “Kami ingin ikut mendoakan. Bagaimanapun beliau pernah memimpin daerah ini,” ujar salah seorang jamaah.
Usai disalatkan, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman keluarga di Palembang dengan pengawalan ketat. Sepanjang perjalanan, sejumlah warga tampak berdiri di tepi jalan untuk menyaksikan iring-iringan mobil jenazah.
Baca Juga: Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta
Momen ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penghormatan terakhir kepada Alex Noerdin. Di tengah berbagai dinamika perjalanan hidupnya, prosesi salat jenazah di Masjid Agung Palembang menjadi simbol penutup yang penuh doa.
Berita Terkait
-
Rumah Duka Alex Noerdin di Palembang Kian Dipadati Pelayat hingga Larut Malam Terkini
-
Sakit Apa Alex Noerdin Sebelum Wafat di Usia 74 Tahun? Ini 7 Faktanya
-
Pemakaman Alex Noerdin Digelar Usai Dzuhur, Ini Rangkaian Prosesi Lengkapnya
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Profil Lengkap Alex Noerdin: Dari Panggung Pembangunan, Proses Hukum, hingga Wafat di Usia 74 Tahun
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?