- Layanan Tetap Normal di Tengah Dinamika Sosial
- Komitmen Jaga Stabilitas dan Perlindungan Publik
- OJK Sumsel terus berkoordinasi dengan aparat keamanan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan layanan.
SuaraSumsel.id - Di tengah dinamika penyampaian aspirasi yang belakangan marak di wilayah Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumsel menegaskan bahwa seluruh layanan sektor jasa keuangan tetap berjalan normal sesuai prosedur.
Kepastian ini menjadi bentuk komitmen OJK untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus melindungi kepentingan masyarakat yang bergantung pada layanan perbankan dan non perbankan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyatakan bahwa tidak ada gangguan terhadap layanan publik, baik di lembaga keuangan maupun di kantor OJK Sumsel.
“Kami memastikan seluruh pelayanan sektor jasa keuangan di Sumsel, baik perbankan maupun non perbankan tetap berjalan normal dan dapat diakses masyarakat dengan baik,” ujarnya dalam keterangan persnya.
Layanan publik OJK seperti permintaan informasi, pengaduan konsumen, hingga layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) juga tetap beroperasi sebagaimana mestinya.
Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh kepastian, kenyamanan, dan perlindungan optimal di tengah kondisi sosial yang dinamis.
OJK Sumsel juga menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Koordinasi dengan aparat keamanan serta pihak-pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang memerlukan akses ke layanan keuangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memanfaatkan saluran resmi, baik daring maupun tatap muka sesuai prosedur yang berlaku,” tambah Arifin.
Dengan jaminan layanan yang tetap terjaga, OJK Sumsel optimis sektor jasa keuangan akan terus menjadi pilar penting bagi pembangunan ekonomi daerah.
Baca Juga: OJK Berbagi 2025: Kecerdasan Buatan Jadi Bekal Penting Pemimpin Muda Sumsel
Stabilitas ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan di Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
OJK Berbagi 2025: Kecerdasan Buatan Jadi Bekal Penting Pemimpin Muda Sumsel
-
Dari Musi Rawas hingga Lubuklinggau, OJK Bawa Akses Keuangan Sampai ke Desa
-
Gen Z Palembang Diajak Tak Cuma Pintar Main Gadget, tapi Juga Cerdas Investasi Saham
-
Sultan Muda Digination 2025: OJK Buka Peluang Emas Buat Anak Muda Jadi Sultan di Era Digital
-
Dari Kemasan Kopi hingga AI, Ini Cara OJK & Pemkot Palembang Bantu UMKM Naik Kelas
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham
-
Palembang Banjir Lagi di Hari Bumi 2026, Wali Kota Pernah Dinyatakan Bersalah Soal Banjir
-
Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi