SuaraSumsel.id - Isu mengenai liburnya seluruh sekolah di Kota Palembang mulai ramai diperbincangkan di media sosial.
Menyikapi hal ini, Dinas Pendidikan Kota Palembang memastikan bahwa sekolah tidak sepenuhnya ditutup, melainkan pembelajaran tetap berlangsung dengan mekanisme daring dan belajar mandiri dari rumah.
Pesan berantai yang diketahui Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H. Adrianus Amri, disebutkan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar serta menciptakan suasana aman, tertib, dan nyaman bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
“Himbauan ini bertujuan agar proses belajar tetap optimal meski tidak berlangsung di sekolah secara tatap muka. Guru dan tenaga pendidik tetap wajib memberikan arahan dan bahan ajar melalui media daring maupun lembar kerja mandiri,” tulis surat tersebut.
Dinas Pendidikan juga menekankan pentingnya peran orang tua untuk mendampingi anak-anaknya dalam proses belajar di rumah.
Selain itu, sekolah diinstruksikan melaporkan pelaksanaan pembelajaran daring kepada Dinas Pendidikan Kota Palembang melalui mekanisme yang akan diinformasikan lebih lanjut.
Meski sejumlah orang tua sempat khawatir dengan kabar libur total, pihak Dinas memastikan bahwa ini bukan libur resmi, melainkan penyesuaian sementara agar kegiatan belajar tetap berjalan aman.
“Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, hanya bentuknya yang menyesuaikan situasi. Tidak ada libur total,” sambung informasi tersebut.
Langkah ini juga menjadi perhatian penting mengingat Palembang sempat mengalami beberapa situasi yang memerlukan kehati-hatian dalam penyelenggaraan pendidikan.
Baca Juga: Detik-Detik Panik di PS Mall Palembang: Bocah Terjepit Travelator, Begini Kronologinya
Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Dengan adanya kebijakan belajar mandiri dan daring ini, diharapkan siswa tetap dapat menyerap materi pembelajaran secara optimal tanpa mengurangi kualitas pendidikan.
Berikut bunyi petikan informasi yang beredar berantai:
Assalammualaikum Wr Wb
Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua
Yth. Kepala Sekolah TK,PAUD,PKBM SKB,SD,SMP, Negeri dan Swasta Kota Palembang
Dalam rangka menjaga kondusifitas pelaksanaan kegiatan belajar mengajar serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, maka Dinas Pendidikan Kota Palembang menghimbau kepada seluruh satuan pendidikan untuk:
Berita Terkait
-
Detik-Detik Panik di PS Mall Palembang: Bocah Terjepit Travelator, Begini Kronologinya
-
Kilau Songket Nusantara di Sriwijaya Expo 2025 Palembang Bikin Bangga Indonesia
-
Sinergi Pemprov Sumsel dan BRI: Koperasi Desa Merah Putih Didorong Jadi Penopang Ekonomi
-
1,2 Juta UMKM Palembang Jadi Fokus BRI, TP PKK Dorong Usaha Kecil Naik Kelas
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan KUR Rp3,8 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Motor Ekonomi
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
NasDem Lepas Tangan dari Iwan Tuaji, Usulkan Pemecatan Usai Jadi Tersangka
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
-
Kejati Tetapkan Iwan Tuaji Tersangka, Dugaan Fee Rp1 Miliar dari Proyek Rp10 Miliar Terungkap