- Polsek Sako menangkap pasangan suami istri di Palembang atas dugaan tindak pencurian kendaraan bermotor dan pembobolan rumah warga.
- Polisi mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor serta sejumlah barang berharga hasil tindak kriminal tersebut.
- Pihak kepolisian saat ini terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan penadah serta kemungkinan adanya lokasi kejadian lainnya.
SuaraSumsel.id - Aksi kriminal yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) kembali menjadi sorotan di Palembang. Kali ini, Polsek Sako berhasil membongkar dugaan rangkaian pencurian yang dilakukan pasutri tersebut, mulai dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga pembobolan rumah warga.
Dari pengungkapan kasus itu, polisi menyita tiga unit sepeda motor serta sejumlah barang berharga yang diduga merupakan hasil tindak pidana. Kasus ini sekaligus mengungkap fenomena pelaku yang menjadikan rumah kosong dan kendaraan yang lengah pengamanannya sebagai sasaran utama.
Kapolsek Sako AKP Sutopo mengatakan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya kehilangan sepeda motor di wilayah hukumnya. Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada pasangan suami istri yang diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian.
"Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan dua pelaku yang merupakan pasangan suami istri. Keduanya diduga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor dan pembobolan rumah," ujar AKP Sutopo.
Tiga Motor dan Barang Berharga Diamankan
Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga menyita tiga unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Tak hanya itu, sejumlah barang berharga dari hasil pembobolan rumah turut diamankan sebagai barang bukti.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah masih ada lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi kedua pelaku.
"Barang bukti yang berhasil kami amankan terdiri dari tiga unit sepeda motor serta sejumlah barang berharga yang diduga hasil kejahatan," kata Kapolsek.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan pelaku diduga memanfaatkan situasi ketika rumah dalam keadaan kosong atau ditinggal pemiliknya. Selain itu, kendaraan yang diparkir tanpa pengamanan tambahan juga menjadi sasaran karena dinilai lebih mudah dicuri.
Baca Juga: Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
Polisi menduga aksi tersebut telah dilakukan lebih dari satu kali sehingga masih dilakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.
Selain mendalami peran masing-masing pelaku, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya jaringan penadah yang menerima kendaraan hasil curian.
Polisi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru apabila ditemukan keterlibatan pihak lain. "Kami masih melakukan pengembangan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya penadah maupun lokasi kejadian lain," ujar AKP Sutopo.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian dengan memastikan kendaraan menggunakan kunci ganda dan tidak meninggalkan rumah tanpa pengamanan yang memadai. Ia juga meminta warga segera melapor apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. "Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
Terungkap! Perampok Pasutri 15 Ilir Palembang Adalah Mantan Pegawai Sendiri
-
Kronologi Gagal Bobol Rumah Polisi di Lubuklinggau Pelaku Putus Tangan dan Kabur
-
Viral Pasutri Bobol Rumah di Palembang: 5 Fakta Mengejutkan di Balik Aksi Nekat Bawa Istri Hamil
-
Drama Pencurian Motor di Palembang Berujung Maut, Satu Orang Tewas
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap