- Seorang pria berinisial S tewas akibat luka bacok saat menagih utang di Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Minggu (19/7/2026).
- Korban meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka serius pada bagian punggungnya tersebut.
- Polisi telah mengidentifikasi pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran serta mengumpulkan bukti tambahan terkait motif pembunuhan.
SuaraSumsel.id - Perselisihan yang diduga dipicu persoalan utang berakhir tragis di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Seorang pria berinisial S (34) tewas setelah mengalami luka bacok di bagian punggung saat terlibat cekcok dengan pelaku di kawasan Kecamatan Seberang Ulu I.
Usai menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri. Polisi kini masih memburu keberadaannya dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap motif pasti di balik pembunuhan tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Tri Wahyudi mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi setelah korban mendatangi pelaku untuk menagih utang. "Korban diduga datang menemui pelaku untuk menagih utang. Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam," kata Tri Wahyudi, Minggu (19/7/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami luka bacok di bagian punggung akibat serangan senjata tajam. Meski sempat berusaha menyelamatkan diri, korban akhirnya tersungkur akibat kehilangan banyak darah.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. "Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka bacok pada bagian punggung yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Tri Wahyudi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah kejadian, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Tim Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek setempat bergerak melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi.
"Kami sudah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi dan identitas pelaku sudah diketahui. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran," kata Tri.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyidikan.
Baca Juga: Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
Dari keterangan sementara yang diperoleh penyidik, peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan utang piutang antara korban dan pelaku. Namun, polisi menegaskan motif lengkapnya masih didalami melalui pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti.
"Kami masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku, termasuk motif yang melatarbelakangi terjadinya penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," jelas Tri.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor kepada aparat kepolisian guna mempercepat proses penangkapan.
Tag
Berita Terkait
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
Nekat Meracun Kekasihnya hingga Tewas, Fakta Baru Kasus Ogan Ilir Terungkap
-
Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung