- Pria berinisial MSE membakar rumah mertuanya di Lubuklinggau akibat persoalan rumah tangga yang memicu amarah pelaku.
- Api meluas hingga menghanguskan 11 bangunan warga sekitar dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
- Polisi berhasil menangkap pelaku lima jam setelah kejadian untuk menjalani proses hukum atas tindakan pembakaran tersebut.
SuaraSumsel.id - Aksi nekat seorang pria yang diduga membakar rumah mertuanya di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berujung petaka. Api yang awalnya muncul dari satu rumah dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan 11 rumah dan bangunan, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Pelaku berinisial MSE (32) berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kebakaran. Polisi menyebut aksi tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga antara pelaku dengan istrinya, yang kemudian menyeret keluarga mertuanya menjadi sasaran.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M. Kurniawan Azwar, mewakili Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengatakan hasil penyelidikan menunjukkan rumah milik mertua pelaku, Romsiyah (57), dalam keadaan kosong saat kejadian.
"Saat itu sejumlah saksi melihat pelaku datang membawa BBM jenis Pertalite yang dimasukkan ke dalam botol air mineral. Pelaku kemudian mendobrak pintu rumah korban, masuk ke dalam rumah, dan tidak lama kemudian muncul asap yang disusul kobaran api," kata Kurniawan.
Menurutnya, api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan di lokasi menggunakan material yang mudah terbakar dan berdempetan.
Kobaran api yang semula berasal dari rumah mertua pelaku tidak dapat dikendalikan dan merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya. Sedikitnya 11 rumah dan bangunan terdampak kebakaran, termasuk rumah milik warga lain yang sama sekali tidak terkait dengan persoalan keluarga pelaku. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar lebih luas.
Usai menerima laporan masyarakat, Tim Macan Linggau bersama Tim Elang Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengidentifikasi pelaku.
Beberapa jam kemudian, polisi berhasil menangkap MSE di kawasan Perumahan Green Mulia II, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Baca Juga: Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
"Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan pelaku beberapa jam setelah kejadian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP M. Kurniawan Azwar.
Dalam pemeriksaan, MSE mengakui telah menyiramkan Pertalite ke lantai kayu bagian dapur rumah mertuanya sebelum menyalakan api menggunakan korek.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dan masih mendalami motif lengkap di balik aksi tersebut, termasuk kaitannya dengan persoalan rumah tangga yang sebelumnya terjadi.
Polisi memastikan penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti serta berkas perkara. Polisi juga memastikan proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku mengingat kebakaran tersebut tidak hanya merusak rumah mertua pelaku, tetapi juga mengakibatkan kerugian besar bagi warga sekitar.
Berita Terkait
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Balita 2 Tahun Korban Kebakaran di Gandus Meninggal, Tiga Anak Sempat Terjebak di Dalam Rumah
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap