- Stasiun Cinde mencatatkan 110.907 penumpang selama periode Januari hingga Juli 2026, menjadikannya simpul transportasi tersibuk di Palembang.
- KAI Divre III Palembang dan BPKARSS merayakan HUT ke-8 LRT Sumsel di Stasiun Cinde pada Minggu, 19 Juli 2026.
- Kampanye tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat LRT sebagai solusi transportasi perkotaan yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.
SuaraSumsel.id - Stasiun Cinde semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu simpul transportasi publik tersibuk di Kota Palembang. Sepanjang 1 Januari hingga 18 Juli 2026, jumlah penumpang yang naik maupun turun di stasiun tersebut mencapai 110.907 orang, atau rata-rata 557 penumpang setiap hari.
Data tersebut disampaikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang saat menggelar Kampanye Transportasi Publik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 LRT Sumsel di kawasan Car Free Day (CFD) Stasiun Cinde, Minggu (19/7/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) untuk mengajak masyarakat semakin aktif menggunakan transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan yang lebih efisien, nyaman, sekaligus ramah lingkungan.
Executive Vice President KAI Divre III Palembang Sofan Hidayah, Kepala BPKARSS Rode Paulus, jajaran Pemerintah Kota Palembang, serta ratusan masyarakat dan pengguna LRT Sumsel turut hadir dalam kegiatan yang dimeriahkan dengan Fun Walk, senam bersama, marching band, games, kuis berhadiah, hingga layanan kesehatan gratis.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, peringatan delapan tahun operasional LRT Sumsel bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat edukasi mengenai pentingnya penggunaan transportasi publik.
"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mendukung mobilitas perkotaan. Dengan tarif mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan dan pencemaran udara di Kota Palembang," kata Aida.
Menurutnya, penggunaan transportasi publik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menghemat biaya bahan bakar, parkir, dan perawatan kendaraan, pengguna juga dapat memanfaatkan waktu perjalanan untuk membaca, bekerja secara daring, maupun aktivitas produktif lainnya.
Tidak hanya berdampak pada efisiensi mobilitas, semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan LRT Sumsel juga berkontribusi menekan emisi karbon, mengurangi polusi udara, serta mendukung pembangunan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, KAI Divre III Palembang menghadirkan booth pelayanan dan promosi, sekaligus membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Klinik Mediska Palembang bagi peserta Fun Walk maupun pengunjung Car Free Day.
Baca Juga: Sumsel Bhayangkara Run 2026 Digelar Minggu, KAI Ingatkan Penumpang Jangan Terlambat ke Stasiun
Aida menjelaskan tingginya jumlah pengguna di Stasiun Cinde menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap LRT Sumsel terus meningkat. Letaknya yang berada di pusat Kota Palembang dan terhubung dengan berbagai pusat aktivitas menjadikan stasiun ini sebagai salah satu titik mobilitas paling strategis.
"Kami berharap semakin banyak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari. Selain praktis, aman, nyaman, dan tepat waktu, penggunaan transportasi publik juga merupakan kontribusi nyata dalam menjaga kualitas udara serta menciptakan kota yang lebih berkelanjutan," ujarnya.
Melalui momentum HUT ke-8 LRT Sumsel, KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan agar LRT Sumsel semakin menjadi moda transportasi andalan masyarakat Kota Palembang.
Berita Terkait
-
Sumsel Bhayangkara Run 2026 Digelar Minggu, KAI Ingatkan Penumpang Jangan Terlambat ke Stasiun
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
KAI Tambah Kereta Eksekutif KA Sindang Marga Akomodir Libur Tahun Baru Islam 1448 H
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman
-
Kebakaran di Lorong Sabar Palembang, Belasan Rumah Diduga Hangus dan Warga Dievakuasi
-
Dari Temuan ke Perbaikan, Kilang Plaju Perkuat Budaya Kerja Proaktif dan Keselamatan Operasional
-
Tiga Mahasiswa Lulus Kuliah Berkat BIDIKSIBA PTBA, dari Tanjung Enim hingga Lahat
-
Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?