SuaraSumsel.id - – Upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Palembang kian mendapat energi baru. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menerima audiensi jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Kamis (3/7/2025).
Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk membicarakan arah pengembangan UMKM lokal, khususnya sektor UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) dan program ketahanan pangan yang banyak melibatkan perempuan pelaku usaha kecil.
Dalam kesempatan itu, Dewi Sastrani menegaskan pentingnya sinergi antara TP PKK dan BRI sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Kami sangat antusias dengan paparan dari BRI. Program-program mereka sangat berpihak pada masyarakat kecil dan menengah. Tidak hanya bantuan modal, tetapi juga dukungan berupa alat kerja yang dibutuhkan para pelaku UMKM,” ungkapnya.
Menurut Dewi, misi TP PKK selama ini memang fokus membina dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama perempuan yang menggerakkan usaha kecil dari rumah.
BRI: Fokus Pembinaan dan Klasterisasi UMKM
Dukungan ini disambut dengan komitmen serius dari pihak BRI.
Branch Office Head BRI Palembang Sriwijaya, Prananta Triatmodjo, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus memperluas layanan BRI untuk pelaku UMKM.
“Kota Palembang memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM. Saat ini, nasabah BRI di sektor UMKM sudah mencapai 1,2 juta, dan kami ingin fokus melakukan pembinaan yang lebih terarah,” jelasnya.
Baca Juga: BRI Region 4 Palembang Salurkan KUR Rp3,8 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Motor Ekonomi
Salah satu strategi BRI adalah menerapkan pendekatan berbasis klaster, yakni mengelompokkan minimal delapan pelaku UMKM dengan produk serupa agar pengembangannya bisa lebih optimal—baik dari sisi pembiayaan, pemasaran, maupun peningkatan kualitas produksi.
Sinergi Lintas Lembaga
Tak berhenti di situ, BRI juga berencana menjalin komunikasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pasar Kota Palembang agar program bantuan benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata pelaku usaha di lapangan.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Prananta.
Melalui kolaborasi antara TP PKK Kota Palembang dan BRI, harapannya UMKM lokal bisa semakin tangguh, naik kelas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Langkah ini juga diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, membuka lapangan kerja baru, sekaligus menjadikan UMKM sebagai pilar penting pembangunan daerah.
Berita Terkait
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan KUR Rp3,8 Triliun, Sektor Pertanian Jadi Motor Ekonomi
-
BRI All Out Dukung Program 3 Juta Rumah: Tambahan Kuota FLPP Capai 25 Ribu Unit
-
BRI RO Palembang Wujudkan Budaya Anti Fraud Lewat Training RORC 2025
-
Inspirasi Parenting dari dr Aisah Dahlan di Talkshow IIPK Bank Sumsel Babel
-
Mudik Asyik BUMN 2025: BRI Palembang Berangkatkan 250 Pemudik
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
CFD Palembang Diprotes Warga, Jalur Terlalu Panjang Bikin Aktivitas Terganggu
-
Dorong Layanan Digital Andal, BRI Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000
-
Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya
-
5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda