SuaraSumsel.id - Anak muda dan para milenial seringkali memilih city car matik bekas sebagai mobil pertama.
Alasannya? Jelas banget! Harganya lebih ramah di kantong, ukurannya compact buat selap-selip di kemacetan kota, dan pastinya praktis karena tidak perlu injak kopling.
Tapi, di balik kemudahan dan harga miring itu, ada banyak ‘jebakan batman’ yang siap menguras tabungan kamu lebih dalam dari harga belinya.
1. Tramisi Matik
Membeli mobil bekas, apalagi transmisi matik, memang butuh ketelitian ekstra.
Jangan sampai tergiur harga murah tapi akhirnya malah dapat ‘zonk’. Biaya perbaikan transmisi matik itu nggak main-main, lho!
Bisa-bisa, budget yang seharusnya buat nongkrong atau upgrade gadget malah ludes buat bolak-balik bengkel.
Nah, sebagai Editor media yang sudah sering melihat kasus-kasus seperti ini, kami akan bongkar 5 jebakan paling umum saat berburu city car matik bekas. Yuk, simak baik-baik biar kamu nggak jadi korban selanjutnya!
Ini adalah jebakan paling klasik. Kamu lagi test drive, pindahin tuas dari N ke D, tapi mobil nggak langsung jalan.
Baca Juga: 3 Mobil Bekas Stylish dan Fungsional yang Cocok Banget untuk Wanita Karir Aktif
Ada jeda sepersekian detik yang aneh, baru kemudian mobil terasa bergerak, kadang disertai hentakan pelan.
Atau saat di jalan, kamu bejek gas tapi mesin cuma meraung, sementara laju mobil terasa 'ngeden' atau selip.[3]
Kenapa ini jebakan? Gejala ini menandakan adanya masalah pada tekanan oli transmisi atau kampas kopling di dalam girboks yang sudah aus.
2. Sudah Turun Matik
Penjual nakal seringkali sudah memanaskan mobil cukup lama sebelum kamu datang. Tujuannya? Agar oli transmisi sudah panas dan gejala delay sedikit tersamarkan.
Kalau sudah begini, siap-siap saja untuk overhaul atau 'turun matik'. Biayanya? Bisa mulai dari jutaan hingga belasan juta rupiah, tergantung jenis mobil dan tingkat kerusakannya.
Tag
Berita Terkait
-
3 Mobil Bekas Stylish dan Fungsional yang Cocok Banget untuk Wanita Karir Aktif
-
Dulu Diremehkan, Sekarang Diburu: Ini Alasan Chevrolet Spin Bekas Jadi Incaran Baru
-
Beli Mobil Bekas: Lebih Untung Cash atau Kredit? Ini Jawaban yang Harus Anda Tahu
-
Bujet Pas-pasan? Ini 5 Mobil Bekas Terbaik untuk Keluarga Muda di 2025
-
Masih Layak Beli Honda Jazz GK5 Bekas di 2025? Ini Review Lengkapnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda