SuaraSumsel.id - Meski produksinya telah dihentikan di Indonesia sejak tahun 2021, nama Honda Jazz GK5 seolah menolak untuk punah dari perbincangan para pecinta otomotif, terutama di kalangan anak muda.
Generasi ketiga dari Honda Jazz ini terus menjadi primadona di pasar mobil bekas, mempertahankan harga jual yang stabil dan pesona yang tak lekang oleh waktu.
Lantas, apa yang membuat hatchback ini begitu istimewa hingga sulit tergantikan?
Diluncurkan pertama kali pada tahun 2014, Honda Jazz dengan kode sasis GK5 ini menggantikan generasi sebelumnya (GE8) dengan membawa perubahan signifikan.
Desainnya yang lebih tajam, sporty, dan agresif langsung memikat hati banyak orang.
Dibandingkan pendahulunya, GK5 tampil lebih aerodinamis dengan dimensi yang sedikit lebih besar, memberikan kesan kabin yang lebih luas dan modern.
Daya tarik utama Jazz GK5 tidak hanya terletak pada penampilannya. Honda berhasil meracik sebuah paket lengkap yang menjawab kebutuhan kaum urban dan keluarga muda.
- Desain yang Tak Lekang Waktu: Dengan garis bodi yang tajam dan siluet yang dinamis, Jazz GK5 masih terlihat relevan dan tidak ketinggalan zaman bahkan jika disandingkan dengan mobil-mobil keluaran terbaru.
- Kabin Super Fleksibel dengan Ultra Seat: Ini adalah fitur andalan yang menjadi "game changer". Fitur Ultra Seat memungkinkan pelipatan kursi dalam empat mode berbeda (Utility, Long, Tall, Refresh) yang tidak bisa ditandingi oleh kompetitornya.[1][3] Mengangkut barang tinggi seperti tanaman hias atau barang panjang seperti papan selancar menjadi sangat mungkin dilakukan.
- Pengalaman Berkendara yang Menyenangkan: Dikenal sebagai mobil yang fun-to-drive, Jazz GK5 menawarkan handling yang lincah dan akselerasi yang responsif.[4] Didukung mesin 1.500 cc i-VTEC yang bertenaga namun tetap efisien, mobil ini sangat asyik untuk meliuk-liuk di perkotaan maupun untuk perjalanan luar kota.[3][4]
Performa dan Efisiensi Bahan Bakar
Di balik kap mesinnya, Honda Jazz GK5 dibekali mesin L15A berkapasitas 1.497 cc dengan teknologi i-VTEC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga yang cukup besar di kelasnya.
Baca Juga: Duel MPV Sejuta Umat: Avanza Gen 2 vs Xpander Bekas, Pilih Mana?
Varian yang menggunakan transmisi otomatis CVT dengan teknologi Earth Dreams menawarkan penyaluran tenaga yang halus, responsif, sekaligus efisiensi bahan bakar yang mengagumkan.
Menurut catatan beberapa pengguna, konsumsi BBM dalam kota bisa mencapai rata-rata 14 km/liter.
Poin yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Unit Bekas
Meskipun dikenal sebagai mobil yang bandel, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian calon pembeli Honda Jazz GK5 bekas untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Transmisi CVT: Beberapa pengguna melaporkan adanya masalah pada transmisi CVT, seperti timbulnya getaran saat mobil mulai berjalan atau tarikan awal yang kurang stabil.[3] Pastikan untuk melakukan test drive menyeluruh dan merasakan perpindahan giginya.
Power Window: Isu power window yang tidak berfungsi dengan baik juga menjadi salah satu keluhan umum.[3] Cek fungsi naik-turun kaca di semua pintu sebelum membuat keputusan.
Berita Terkait
-
Duel MPV Sejuta Umat: Avanza Gen 2 vs Xpander Bekas, Pilih Mana?
-
10 Mobil Paling Irit BBM di Indonesia yang Cocok untuk Harian
-
Beli Mobil Bekas? Ini 7 Cek Wajib Biar Nggak Ketipu Penampilan Luar
-
Mobil Keluarga 3 Baris di Bawah 50 Juta yang Nyaman dan Irit, Masih Layak di 2025?
-
5 Mobil Keluarga Mewah Tapi Murah, Harga Mulai Rp 120 Jutaan dengan Fitur Kelas Elit!
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap