- Harga BBM non-subsidi di Palembang melonjak mencapai Rp24.450 per liter sejak awal Mei 2026 pasca Lebaran.
- Kenaikan harga tersebut memicu tambahan beban biaya operasional harian bagi masyarakat serta sektor logistik secara luas.
- Harga BBM bersifat fluktuatif mengikuti dinamika pasar energi global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi operasional.
SuaraSumsel.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali jadi perbincangan hangat di Palembang, Sumatera Selatan. Kali ini, lonjakannya bukan sekadar angka, tapi mulai terasa langsung di kantong masyarakat.
Beberapa jenis BBM non-subsidi bahkan sudah menembus level psikologis Rp24 ribu per liter. Lalu bagaimana dengan daftar harga BBM terbaru di Palembang? Angka yang bagi sebagian warga dianggap “tidak lagi wajar”.
Terutama untuk pengguna kendaraan diesel dan mobil dengan spesifikasi bahan bakar tinggi, biaya isi ulang kini melonjak signifikan dibanding bulan sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan terbaru, berikut harga BBM non-subsidi yang berlaku:
- Pertamax Turbo: sekitar Rp19.850 per liter
- Dexlite: sekitar Rp24.150 per liter
- Pertamina Dex: sekitar Rp24.450 per liter
Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari penyesuaian harga sejak pertengahan April 2026. Namun, dampaknya baru benar-benar terasa di awal Mei, ketika aktivitas masyarakat kembali normal usai Lebaran.
Kenaikan harga ini bukan sekadar angka di papan SPBU. Bagi pengguna kendaraan harian, selisih harga bisa berarti tambahan pengeluaran puluhan ribu rupiah setiap kali mengisi bahan bakar.
Jika dihitung dalam sebulan, beban tersebut bisa membengkak cukup signifikan—terutama bagi pekerja yang mobilitasnya tinggi.
Yang lebih dikhawatirkan, kenaikan BBM tidak berhenti di sektor transportasi. Efek domino mulai mengintai:
- Ongkos angkut barang berpotensi naik
- Biaya logistik meningkat
- Harga kebutuhan pokok bisa ikut terdorong
Penyesuaian harga BBM non-subsidi umumnya dipengaruhi beberapa faktor utama:
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Subsidi Sumbang Inflasi di Sumsel Cukup Besar, 1,21 Persen
- Pergerakan harga minyak dunia
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
- Biaya distribusi dan operasional
Ketika faktor-faktor tersebut naik, harga BBM ikut terdorong.
Dan sebaliknya, penurunan juga sangat bergantung pada kondisi global. Apakah Harga Masih Bisa Berubah?
Jawabannya: sangat mungkin.
Harga BBM non-subsidi bersifat fluktuatif dan dapat berubah mengikuti dinamika pasar energi global. Artinya, angka Rp24 ribu per liter saat ini belum tentu menjadi batas tertinggi.
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Subsidi Sumbang Inflasi di Sumsel Cukup Besar, 1,21 Persen
-
Harga Sudah Naik, Pengendara Masih Antre Panjang di SPBU di Sumsel
-
Giliran Emak-Emak di Sumsel Demo Tolak BBM Naik, Datangi Kantor Gubernur Herman Deru
-
Harga BBM Naik Tapi Harga Karet di Sumsel Malah Turun
-
Alim Ulama Dan Ustaz di Palembang Demo Menolak Kenaikan Harga BBM Dan Sembako
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan