Pemerintah Kota Palembang kini dihadapkan pada tantangan besar: mewujudkan pemerintahan yang kuat dan profesional, namun tetap menjaga keseimbangan fiskal agar tidak terjebak dalam beban belanja pegawai yang membengkak.
Tahap Selanjutnya: Masih Ada 2.009 Menanti
Kepala BKPSDM Palembang, Muhammad Yanurpan Yany, menambahkan bahwa pelantikan kali ini merupakan hasil dari tes PPPK tahap I. Masih ada 2.009 peserta lagi yang akan mengikuti ujian tahap II. Artinya, potensi penambahan beban anggaran bisa makin besar dalam waktu dekat.
“Kita siapkan pelantikan virtual juga karena ada yang berhalangan hadir,” ungkapnya.
Anggaran Besar untuk Harapan Baru
Langkah Pemkot Palembang melantik ribuan ASN tentu patut diapresiasi. Tapi seiring antusiasme itu, ada kebutuhan mendesak untuk menyusun strategi anggaran yang cermat dan transparan. Karena jika tidak disiapkan dengan matang, beban fiskal yang tinggi bisa mengganggu alokasi anggaran untuk sektor lain.
Namun bagi para ASN baru ini, pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi. Kini, mereka dituntut untuk membuktikan bahwa investasi besar negara dalam membiayai mereka bukan sesuatu yang sia-sia.
Berita Terkait
-
Desakan Buruh Diakomodasi, Gubernur Sumsel Janji Sahkan UMSP Dalam Sepekan
-
Viral Video Siswi SMP di Palembang Berkelahi, Usulan Wajib Militer Muncul
-
Ribuan Buruh Geruduk DPRD Sumsel di Hari Buruh, Desak Revisi Upah Sektoral
-
Puluhan Korban Tertipu Rekrutmen Fiktif PT KAI, Uang Lenyap Pekerjaan Tak Pernah Ada
-
Masalah Parkir Tak Kunjung Selesai, Palembang Makin Semrawut
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Apresiasi Nasabah, BRI Undi Hadiah hingga Ratusan Juta Rupiah
-
Dari Kebon Gede untuk Indonesia: SMBR Gelar Pelatihan Akbar Akademi Jago Bangunan
-
PT Bukit Asam Tbk Dorong UMK Naik Kelas Lewat Pelatihan Kreasi Bunga Balon
-
Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
-
BRI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, UMKM Jadi Prioritas