- BRI menunjukkan komitmen membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera melalui bantuan tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
- Bantuan disalurkan sejak awal krisis oleh BRI bersama Danantara dan BP BUMN menggunakan ribuan relawan serta armada logistik.
- Melalui program BRI Peduli, perseroan fokus pemulihan sarana vital seperti sekolah, puskesmas, dan fasilitas air bersih.
SuaraSumsel.id - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera. Tak hanya hadir saat masa tanggap darurat, BRI juga aktif mengawal proses pemulihan pascabencana di berbagai wilayah terdampak.
Sejak bencana terjadi, BRI langsung menurunkan relawan, mengerahkan armada logistik, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan agar segera diterima warga yang membutuhkan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Regional CEO BRI Region 4 Palembang, Luthfi Iskandar, mengatakan bantuan telah disalurkan sejak awal masa krisis.
“BRI terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan agar bisa menjangkau masyarakat terdampak secepat mungkin,” ujar Luthfi usai penyerahan simbolis bantuan bencana di Sumatera.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan sekaligus peran BUMN yang harus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam.
BRI bersama Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) juga mengerahkan ribuan relawan serta ratusan armada logistik. Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, terkoordinasi, dan menjangkau wilayah terdampak secara menyeluruh.
BRI tidak hanya fokus pada pengiriman logistik, tetapi juga memastikan proses distribusi berjalan efektif agar bantuan benar-benar sampai ke tangan para korban yang saat ini sangat membutuhkan.
Melalui program BRI Peduli, perseroan turut menyiapkan berbagai langkah pemulihan pascabencana. Mulai dari renovasi sekolah dasar negeri dan puskesmas yang terdampak, hingga perbaikan sarana air bersih dan sanitasi komunal.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan dasar dan membantu masyarakat bangkit kembali pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di wilayah terdampak.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI
Berita Terkait
-
Sebagai Penyalur Terbesar, BRI Jaga Kualitas dan Akuntabilitas KUR
-
Relawan BRI Peduli Turun Langsung Bantu Korban Banjir dan Longsor di Desa Pasirlangu
-
Dukung Transformasi Perbankan Nasional, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026
-
Desa Jadi Motor Ekonomi, BRI Perluas Dampak Desa BRILiaN
-
BRI Peduli Hadirkan Harapan, Relawan Bantu Sekolah Bangkit Pascabencana Aceh
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Super Grand Prize Jadi Pesta UMKM, QRIS Bank Sumsel Babel Makin Jadi Andalan Transaksi
-
'Sudah Hampir Jadi Dokter', Myta Meninggal Diduga 3 Bulan Dipaksa Kerja Tanpa Libur di RSUD
-
Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah
-
Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui
-
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Myta, Dokter Muda Diduga 3 Bulan Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif