Selain itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan penyelenggara pemilu seperti panitia pemilihan kecamatan (ppk), panitia pemungutan suara (pps), hingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (kpps).
Dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Empat Lawang, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) telah ditetapkan sebanyak 257.020 jiwa.
Dari jumlah tersebut, 125.024 adalah pemilih perempuan, sementara 131.996 merupakan pemilih laki-laki.
Data ini menunjukkan bahwa partisipasi pemilih di Pilkada Empat Lawang cukup besar, mengingat jumlah penduduk yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten tersebut.
Dengan angka pemilih yang signifikan, keberhasilan PSU sangat bergantung pada kelancaran proses penyelenggaraan, termasuk distribusi logistik dan kesiapan petugas pemungutan suara.
Untuk memastikan hak pilih masyarakat dapat tersalurkan dengan baik, pemungutan suara akan dilakukan di 531 tempat pemungutan suara (TPS).
TPS-TPS ini tersebar di 156 desa dan kelurahan di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang.
Penyebaran TPS yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan penyelenggara pemilu di tingkat daerah dalam memastikan bahwa setiap warga yang memiliki hak pilih dapat menggunakan haknya dengan nyaman dan aman.
"Kami berharap semua tahapan, mulai dari penetapan calon hingga rekapitulasi suara, dapat berjalan dengan baik dan kondusif," kata Andika melansir ANTARA.
Baca Juga: Drama Rendang Willie Salim Memanas: Desak Ratu Dewa Minta Maaf ke Warga
Tag
Berita Terkait
-
Drama Rendang Willie Salim Memanas: Desak Ratu Dewa Minta Maaf ke Warga
-
Dua Sultan Palembang Berbeda Sikap soal Adat Tepung Tawar untuk Willie Salim
-
Tol Palembang-Betung Terancam Ditutup? Polda Sumsel Beri Evaluasi
-
Sukacita Warga Meriahkan Open House Gubernur Sumsel Herman Deru di Momen Lebaran
-
Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Bakal Salat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?