Tasmalinda
Minggu, 07 Juli 2024 | 12:48 WIB
4 Nelayan terombang ambing di laut setelah kapal ditabrak

SuaraSumsel.id - Sebanyak empat orang pria nelayan terombang ambing selama lebih 12 jam di laut perairan Maspari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Keempat nelayan yang menumpangi kapal KM Lombok Taruna yang berlayar sejak Senin (01/07) ditabrak kapal kargo.

Kepala wilayah kerja Tanjung Api-Api kantor KSOP Kelas II Palembang Rachmad Syahid membenarkan hal tersebut. “Sejak Jumat (05/07) kapal mereka diterpa cuaca buruk,hujan deras gelombang kuat dan Badai sehingga mengganggu pandangan Kapten,” ucap Rachmad melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.

Kapal nelayan tersebut bertolak dari Tanjung Ketapang yang hendak berlayar menuju laut Jawa. Namun di perairan kapal Maspari, kapal ditumpangi kandas dan beruntungnya diselamatkan oleh kapal lain yang melintas di sekitar TKP.

Keempat nelayan tersebut berasal dari Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan dengan identitas  yakni Jelly ((21) sebagai nahkoda kapal, dan tiga krunya nyakni Bondan (34), Agus (23) dan Jaka (25)  ke empatnya merupakan warga Jalan Yos Sudarso desa Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.

“Akibat kejadian tersebut para awak kapal terjun ke laut dan terombang ambing di laut dengan berpegangan menggunakan tutup Piber," ujarnya.

“Saat ini keempat korban masih berada di kapal Johan Portun, dengan tujuan Palembang,” ucap Rachmad memastian.

Load More