- Putri Tiarasari menemukan fakta bahwa suaminya, AH, memalsukan identitas dan memiliki KTP ganda saat momen Lebaran.
- Investigasi Putri mengungkap suaminya telah memiliki istri dan anak lain sebelum menikah dengannya selama empat tahun.
- Pihak berwenang saat ini sedang melakukan pendalaman kasus dugaan penipuan identitas yang melibatkan suami Putri Tiarasari tersebut.
SuaraSumsel.id - Perempuan bernama Putri Tiarasari (37) tak pernah membayangkan rumah tangga yang dijalaninya selama empat tahun ternyata berdiri di atas kebohongan.
Kisah yang awalnya berjalan seperti kehidupan pernikahan pada umumnya itu mendadak berubah drastis setelah momen Lebaran. Dari kecurigaan kecil, Putri justru menemukan fakta yang mengguncang hidupnya.
Awalnya, ia mulai merasakan ada kejanggalan dalam sikap sang suami yang dikenal dengan inisial AH. Namun, pada saat itu, Putri belum menaruh curiga berlebih.
“Perubahan sikap itu ada, tapi saya tidak langsung berpikir macam-macam,” ujar Putri saat menceritakan awal mula kecurigaannya, Senin (4/5/2026).
Semua mulai terungkap setelah terjadi pertengkaran usai Lebaran Idul Fitri. Dalam situasi itulah, Putri menemukan sesuatu yang selama ini luput dari perhatiannya—perbedaan data pada kartu identitas milik suaminya.
Ia mengaku terkejut saat melihat adanya dua dokumen identitas dengan informasi yang tidak sama.
“KTP yang diberikan kepada saya sebagai syarat menikah tertulis lajang. Tapi kemudian saya menemukan KTP lain dengan alamat berbeda. Dari situ terungkap bahwa suami saya memiliki identitas ganda,” katanya.
Temuan tersebut menjadi titik balik yang mengubah segalanya. Dari satu fakta itu, Putri mulai menelusuri lebih jauh dan perlahan-lahan kenyataan lain pun terkuak.
Yang paling mengejutkan, ia baru mengetahui bahwa pria yang dinikahinya ternyata telah memiliki istri dan anak sebelum menjalin hubungan dengannya.
Baca Juga: Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
Fakta tersebut tidak hanya menimbulkan luka secara emosional, tetapi juga membuka dugaan adanya rangkaian kebohongan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Hingga kini, sosok pria yang dimaksud masih menjadi sorotan publik. Namun, identitas lengkap yang bersangkutan belum diungkap secara resmi oleh pihak berwenang.
Kasus ini pun menjadi perhatian karena memperlihatkan bagaimana sebuah hubungan personal dapat dimanfaatkan sebagai celah dalam dugaan tindakan penipuan.
Sejumlah pihak mengingatkan pentingnya kehati-hatian, termasuk dalam memverifikasi identitas, bahkan terhadap orang yang sudah dikenal dekat.
Sementara itu, pihak berwenang disebut masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Publik pun diimbau untuk menunggu perkembangan resmi serta tidak berspekulasi terkait identitas pihak yang terlibat.
Berita Terkait
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?
-
Apa yang Terjadi dengan Pendidikan dan Infrastruktur di Sumsel hingga Picu Demo 'Sumsel Resah'?
-
Benarkah 5 Pegawai Dishub Palembang Dipecat Usai Ribut Razia Ilegal? Ratu Dewa Buka Suara
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya