SuaraSumsel.id - Warga memadati lapangan komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sabtu malam, untuk mendengarkan penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam tabligh akbar memperingati hari jadi ke-21 daerah ini.
Tabligh akbar memperingati hari jadi ke-21 Kabupaten Mukomuko dihadiri oleh Bupati Mukomuko Sapuan bersama istri, pejabat pemerintah daerah, Ketua DPRD Mukomuko Ali Saftaini, dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda).
"Dengan hadirnya Ustadz Abdul Somad ini permintaan dari masyarakat untuk mengundang beliau saat memperingati hari jadi daerah ini," kata Bupati Mukomuko Sapuan di Mukomuko.
Selanjutnya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ustadz Abdul Somad yang sudah bersedia datang dan hadir ke daerah ini.
Kemudian, bupati mengapresiasi masyarakat yang antusias menyambut kedatangan Ustadz Abdul Somad pada acara malam hari ini.
Ia mengatakan, dalam rangkaian hari jadi daerah itu ke-21 ada kegiatan tabligh akbar yang diisi oleh Ustadz Abdul Somad yang tadinya digelar bulan Februari namun kegiatan tabligh akbar bergeser sekian bulan.
Selanjutnya, ia berharap, semoga siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad pada malam ini mendapat tambahan ilmu untuk semua masyarakat setempat..
Kepala Bagian Kesra Sekretariat Pemerintah Kabupaten Mukomuko Amri Kurniadi mengatakan pemerintah daerah setiap tanggal 25 Februari memperingati hari jadi sesuai Undang-undang Nomor 3 tahun 2003.
Ia mengatakan, alasan UAS tidak memberikan tabligh akbar pada 25 Februari 2024 karena pada tanggal itu yang bersangkutan ada kegiatan lain.
Baca Juga: PLN Tak Mau Bayar, Mukomuko Terancam Kehilangan Rp11 Miliar Pajak Penerangan Jalan
"Kita mengundang UAS setahun sebelum itu, sehingga tidak bisa bertepatan dengan momen peringatan hari jadi daerah ini," ujarnya.
Untuk itu, katanya, jadwal tabligh akbar ditunda menjadi 25 Mei 2024 atau sesuai dengan jadwal yang disepakati pemda dan pihak UAS.
Ia mengatakan, acara tablig akbar yang diisi oleh UAS ini melibatkan berbagai pihak mulai polisi, satpol PP, dan dinas perhubungan terkait pengamanan UAS di daerah ini. [ANTARA]
Berita Terkait
-
PLN Tak Mau Bayar, Mukomuko Terancam Kehilangan Rp11 Miliar Pajak Penerangan Jalan
-
Siap-siap Bayar Lebih Mahal, Tarif Pajak Hiburan di Bengkulu Naik 40 Persen
-
Rekening Bank Jadi Tempat Pencucian Uang Hasil Pemerasan Modus VCS di Bengkulu
-
Pengunjung Air Terjun Mukomuko Tewas Jatuh dari Tebing, Objek Wisata Ditutup
-
Siap-siap Bayar Lebih Mahal! Tarif Parkir di Bengkulu Naik 2 Kali Lipat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sebelum Tragedi Bali, Deretan Kasus Main Hakim Sendiri di Sumsel Sudah Berulang Kali Terjadi
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor