Tasmalinda
Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB
pendaki Gunung Dempo yang bikin geger karena senapan angin berhasil dievakuasi
Baca 10 detik
  • Tim gabungan mengamankan pendaki berinisial RD di Gunung Dempo, Sumatera Selatan, pada Senin, 27 Juli 2026.
  • RD diamankan setelah membawa senapan angin dan melontarkan pernyataan yang meresahkan pendaki lain di jalur pendakian.
  • Pihak keluarga menyatakan RD mengalami gangguan kesehatan dan menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang terjadi.

SuaraSumsel.id - Pendaki berinisial RD yang sempat membuat resah para pendaki di Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, akhirnya berhasil diamankan tim gabungan setelah dilakukan penelusuran di jalur pendakian, Senin (27/7/2026).

RD sebelumnya menjadi perhatian setelah dilaporkan membawa senapan angin saat mendaki dan mengucapkan pernyataan yang membuat sejumlah pendaki merasa takut. Informasi tersebut pertama kali diterima dari pendaki lain yang berpapasan langsung dengan RD di jalur pendakian.

Ketua Balai Registrasi Gunung Dempo (BRIGADE), Dian Saputra, mengatakan laporan dari pendaki dan keluarga langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim gabungan menuju kawasan puncak.

"Begitu menerima laporan dari pendaki yang berpapasan dan dari pihak keluarga, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, TNI, Tagana, relawan, dan unsur terkait untuk melakukan penelusuran di jalur pendakian. Prioritas kami adalah memastikan seluruh pendaki dalam kondisi aman," kata Dian Saputra.

Menurut Dian, langkah cepat dilakukan karena saat itu masih terdapat sekitar 42 pendaki yang berada di kawasan puncak Gunung Dempo.

Tim gabungan bergerak menuju lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap para pendaki sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.

"Fokus kami bukan hanya menemukan yang bersangkutan, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh pendaki yang masih berada di jalur maupun di kawasan puncak," ujarnya.

Setelah dilakukan penyisiran, tim gabungan akhirnya menemukan RD dalam keadaan selamat. Proses pengamanan berlangsung tanpa hambatan dan yang bersangkutan kemudian dievakuasi dari kawasan pendakian.

Dian mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut sehingga situasi dapat dikendalikan tanpa menimbulkan korban.

Baca Juga: Update Terkini Gunung Dempo Erupsi Saat Warga Terlelap, Ini 5 Fakta Pentingnya

"Alhamdulillah proses pengamanan berjalan aman. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel BRIGADE, Basarnas, BPBD, TNI, Tagana, relawan, serta masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga proses ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Usai proses evakuasi, pihak keluarga memberikan penjelasan kepada tim gabungan. Berdasarkan keterangan keluarga, RD diketahui mengalami gangguan kesehatan. Pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari pihak keluarga dan bukan diagnosis medis yang disampaikan oleh petugas.

Keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendaki dan masyarakat atas keresahan yang sempat terjadi, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi.

Dian Saputra mengimbau seluruh pendaki agar segera melapor kepada petugas registrasi atau tim pengelola apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalur pendakian.

"Keselamatan pendaki adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh pendaki untuk saling menjaga, mematuhi aturan pendakian, dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang tidak biasa di lapangan," tegasnya.
Hingga proses evakuasi selesai, seluruh pendaki yang berada di kawasan Gunung Dempo dipastikan dalam kondisi aman.

Load More