- Sebuah mobil Honda CR-V terguling setelah menabrak dua kendaraan terparkir di depan Kejari Palembang pada Senin pagi.
- Kecelakaan bermula saat pengemudi berupaya menghindari sepeda motor sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya di lokasi kejadian.
- Meskipun kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
SuaraSumsel.id - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Senin (27/7/2026) pagi. Sebuah mobil Honda CR-V berwarna putih terguling setelah menghantam dua mobil yang sedang terparkir di tepi jalan. Insiden tersebut sempat mengundang perhatian warga dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika Honda CR-V melaju di ruas jalan depan Kejari Palembang. Saat itu, pengemudi diduga berusaha menghindari sebuah sepeda motor yang melintas di depannya.
Manuver menghindar tersebut diduga membuat pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke sisi jalan, menghantam dua mobil yang sedang terparkir, sebelum akhirnya terguling di badan jalan. Rangkaian penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh kepolisian.
Benturan keras mengakibatkan bagian depan Honda CR-V mengalami kerusakan cukup parah. Dua kendaraan yang terparkir juga mengalami kerusakan akibat tertabrak. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan mobil. Kejadian itu terjadi di jalan Gubernur H Bastari, tepatnya di depan kantor Kejari Palembang, pada Senin (27/7/2026), sekitar pukul 09.30 WIB,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Henryanto Hutasoit, melalui Kanit Gakkum Laka Lantas, Iptu Hermanto, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, pada Senin (27/7/2026) siang.
Meski kondisi kendaraan rusak berat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan dilaporkan selamat.
Petugas kepolisian bersama warga kemudian mengevakuasi kendaraan yang terguling agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Pengemudi Honda CR-V juga telah diamankan untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk menelusuri apakah terdapat faktor kelalaian, kondisi kendaraan, atau faktor lain yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Polemik Baru Pulau Kemaro, Muncul Tuntutan Pulihkan Jejak Kesultanan Palembang
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Polemik Baru Pulau Kemaro, Muncul Tuntutan Pulihkan Jejak Kesultanan Palembang