SuaraSumsel.id - Kabupaten Lahat memang lekat dengan sebutan sebagai daerah seribu air terjun. Pesona ratusan air terjun ini menghiasi kabupaten dengan topografi perbukitan.
Pemerintah Kabupaten mendata sebanyak 179 air terjun telah dilaporkan oleh warga Lahat. Dari pelaporan tersebut sebenarnya masih ada yang belum terlaporkan.
Dari data tersebut Seketaris Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Yusri mengungkapkan jika terdapat ratusan air terjun yang telah dilaporkan di wilayah kabupaten Lahat.
Dari ratusan air terjun itu, Pemerintah mengungkapkan jika ada air terjun yang sudah dikelola cukup baik, namun ada juga air terjun yang masih dikelola dengan fasilitas seadanya.
"Misalnya yang sudah dikelola cukup memiliki fasilitas terutama bagi pengunjung itu ada di air terjun Cughup Buluh,” ujarnya.
Sebagian besar air terjun itu dikelola pribadi atau swasta, karena berada di lahan pribadi.
“Air terjun itu banyak di lahan pribadi makanya dikelola secara pribadi, namun sebagian besar belum dikelola secara maksimal, ada yang jauh, ada yang masih sangat alami,” sambung dia.
Air terjun di Kabupaten Lahat, memang sebagian besar merupakan air terjun alami, karena kondisi alam.
“Yang buatan ada seperti di Desa Sindang Panjang. Air terjun di Agrowisata Tanjung Sakti namun sebagian besarnya, air terjun di Lahat ditemukan di alam terbentuk secara alami,” terang Yusri.
Berita Terkait
-
Suap Program Sertifikat Tanah Gratis, Pegawai dan Petinggi BPN di Sumsel Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan
-
Ditahan Kasus Korupsi Sarana Olahraga Kemenpora, Keluarga Kades dan Kontraktor Minta Penangguhan
-
Cuaca Sumsel Hari Ini, Palembang Bersuhu Terik 34 Derajat Celcius
-
Pasien Kenakan Infus, Masih Terbaring di Ranjang Dilarikan ke Parkiran RS Siloam
-
Palembang Blackout, Palembang Trending Twitter: Padahal Momen Fornas VII
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?