SuaraSumsel.id - Kejadian longsor terjadi di kabupaten Lahat, Sumatera Selatan tepatnya di Desa Manggul Kecamatan Lahat, kabupaten Lahat. Longsor terjadi sedalam 6 meter dan panjang hampir 10 meter bersebelahan dengan jembatan.
Agung, warga menceritakan jika awal mula terjadi longsor terjadi karena tembok penahan roboh. “Waktu itu, bulan Ramadan 1443 H, hujan lebat sering terjadi longsor di sebelah jembatan Ayek Apul terjadi,” ujar dia, Senin (23/05/2022).
Nahasnya saat volume air di Ayek Apul bertambah akibatnya mengikis bagian bawah tembok penahan sehingga membuat tembok penahan roboh.
“Ini bahaya kalau dibiarkan karena ini jalan lintas yang dilalui kendaraan antar provinsi. Bahayanya kalau ada kendaraan besar berpapasan, dalam kondisi hujan, tanah dibawah menjadi lembek, bisa saja jalan amblas,” ungkapnya.
“Sejauh ini belum ada, kami yang pasang tanda pakai ranting kering dan papan bekas,” ungkapnya.
“Jalannya juga sudah terlihat turun sedikit, mungkin dampak dari longsor,” pungkasnya kepada Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Haikal pengendara mengaku was was saat melintas, sebab bisa saja sewaktu waktu longsor bisa meluas.
“Kami berharap, longsor bisa diperbaiki, agar kerusakan tidak meluas dan membahayakan pengendara,” pungkasnya.
Baca Juga: Penjualan Daging Sapi di Sumsel Masih Stabil, Belum Terpengaruhi Penyakit Mulut dan Kuku
Berita Terkait
-
Penjualan Daging Sapi di Sumsel Masih Stabil, Belum Terpengaruhi Penyakit Mulut dan Kuku
-
Kejam! Lima Pemuda di OKU Setubuhi dan Sekap Siswi SMP Sampai Tiga Hari
-
5 Fakta Pernikahan Batal di Palembang yang Viral: Mempelai Laki-laki Kabur, Berujung Dilaporkan ke Polisi
-
Mempelai Laki-laki Tak Hadir Saat Akad Nikah, Calon Pengantin Perempuan di Palembang Lapor Polisi
-
Tak Perlu Bingung, Ini Kenapa Bupati Musi Banyuasin Diangkat Plh Bukan PJ Bupati
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?
-
PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap