SuaraSumsel.id - Kasus tahanan Polsek Lubuklinggau Utara, Lubuklinggau, Hermanto (47) yang tewas diambil alih Polda Sumatera Selatan. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Hermanto meminta maaf atas tewasnya tahanan polsek tersebut pada pihak keluarga.
" Kapolda Sumsel sangat menyayangkan kejadian apa yang terjadi di Polsek Lubuklinggau Utara. Beliau sebagai pimpinan Polda Sumsel meminta maaf kepada pihak keluarga," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Senin (21/2/2022).
Selain permohonan maaf, Kapolda juga berkomitmen akan menindak anggota yang melakukan pelanggaran apabila ditemukan pelanggaran.
Mengenai hasil visum lanjut Supriadi, dari hasil visum di rumah sakit Siti Aisyah tidak dapat memastikan pemyebab kematian Hermato, karena hanya dilakukan pemeriksaan luar, bukan otopsi.
" Tidak dapat dipastikan apa penyebab kematian Hermanto karena hanya visum luar saja, selain itu dari keluarga korban tidak ada persetujuan autopsi ,"ujarnya.
Polda akan ditindak sesuai aturan yang berlaku bila nanti terbukti. "Untuk saat ini, enam anggota diperiksa oleh Bid Propam Polda Sumsel," katanya.
Kasus kematian tahanan Polsek Lubuklinggau Utara Hermanto (47) meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Baru sehari ditangkap dan ditahan karena dugaan kasus pencurian dan pemberatan, keluarga langsung mendapat kabar Hermanto tewas.
Diduga karena ingin turut berbelasungkawa atas kematian tahanan Polsek Lubuklinggau Utara tersebut, Polsek Lubuklinggau Utara mengirimkan santunan berupa paket sembako seperti beras namun santunan tersebut ditolak mentah - mentah keluarga.
Hermanto (47), warga RT 04, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau ditangkap anggota Polsek Lubuklinggau Utara, Senin (14/2/2022), sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu pada malam harinya, keluarga mendapat kabar Hermanto meninggal dunia.
Sejumlah perwakilan keluarga, istri, anak dan kerabat lain datang lansung ke Mapolsek Lubuklinggau Utara, Rabu (16/2/2022) , sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka datang untuk mengembalikan santunan yang diberikan Mapolsek Kubuklinggau Utara.
Iin Darmawati (38) istri kedua almarhum, dan Dewi Sartika (24), anak kedua dari istri pertama mengatakan , pihaknya menolak bantuan karena, penyampaiannya pemberian tidak sopan.
"Bantuan beras hanya diletakkan di jalan depan rumah. Kami kira mau melihat jenazah tahunya hanya mau meletakkan beras di jalan. Sementara kami sekeluarga ada di rumah, dan masih ada jenazah," kata Dewi Sartika, Rabu (16/2/2022).
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Tahanan Polsek Lubuk Linggau Utara Tewas dengan Luka Lebam, Polisi Sebut Tidak ada Tindak Kekerasan
-
Tahanan Polsek Lubuklinggau Utara Tewas saat Sehari Ditahan, 5 Polisi Diperiksa
-
Datangi Rumah Keluarga Tahanan Polsek Lubuklinggau Utara yang Tewas, Kapolres Minta Maaf
-
Hermanto Ditangkap Pagi Hari lalu Tewas Malam Hari, Keluarga Dikirim Beras Santunan Diletakkan di Jalan Depan Rumah
-
Suami Tewas Saat Sehari Ditahan, Istri dan Keluarga Kembalikan Beras Santunan Polsek Lubuklinggau Utara
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?