SuaraSumsel.id - Obrolan secara hibrid di ruang sidang kasus korupsi Masjid Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan bocor ke publik. Dalam obrolan dua terdakwa Eddy Hermanto dan Syarifuddin sembat menyebut atau memanggil nama jaksa.
Dalam video itu terdengar bagaimana dua terdakwa, menyebut nama Jaksa Penuntut Umum (JPU), Roy Riyadi.
Roy Riyadi ialah jaksa atas kasus ini. Pernah bekerja untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Roy juga dikenal pernah menjadi jaksa beberapa kasus korupsi yang terjadi di Sumatera Selatan.
Dalam video zoom tersebut tampak dua terdakwa Eddy Hermanto dan Syarifudin menyebut nama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riyadi SH MH.
“Roy mano (Roy mana)?, katek kutik (tidak bergerak, tidak berkutik) diancamnya nian jangan tulah (diancam saja),” ujar salah satu terdakwa dalam video zoom sidang.
Mengkonfirmasi video yang kemudian tersebar viral ini, Jaksa Roy mengatakan jika semua hal yang dilakukan selama ini ialah panggilan tugas, sebagai jaksa.
“Saya serahkan sama Tuhan, saya bekerja atas perintah Negara dan sesuai undang-undang. Mengenai hal itu, saya tidak mau komentar berlebih,” ungkap Roy saat dikonfirmasi.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, ia dan keluarga belum pernah mendapatkan ancaman selama ini.
“Untuk saat ini belum ada (ancaman tersebut), cuma saya berharap tidak ada (ancaman),” harapnya.
Baca Juga: Aksinya Viral, Buronan Jambret Bocah di Cakung Tertangkap usai Kabur ke Sumsel
Kuasa hukum Eddy Hermanto, Nurmalah saat dikonfirmasi menjelaskan video tersebut ialah obrolan terdakwa sebelum sidang, sehingga tidak memiliki esensi pada kasus atau memiliki makna sebenarnya.
Tag
Berita Terkait
-
4 Terdakwa Korupsi Masjid yang Menjerat Alex Noerdin Dituntut 19 Tahun Penjara
-
Saksi Ahli: Pemprov Bangun Masjid Sriwijaya Harusnya Tak Perlu Libatkan Yayasan
-
Politisi Demokrat Muchendi Diperiksa Kejati, Saksi Tersangka Alex Noerdin
-
Terungkap, Dana Rp8 Miliar Masjid Sriwijaya Dibagi untuk Fee
-
Politisi Golkar Sumsel Yansuri, Diperiksa Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile