SuaraSumsel.id - Politisi Partai Golkar Sumatera Selatan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk enam tersangka kasus Masjid Raya Sriwijaya Palembang.
Politisi yang kini masih sebagai DPRD Sumatera Selatan, Yansuri menjalani pemeriksaan untuk enam tersangka yakni Muddai Madang, Laonma Pasindak Lumban Tobing, Loka Sangganegra, Akhmad Najib, Agustinus Antoni, dan AN.
Selain Yansuri, saksi yang dipanggi lainnya, mantan Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero) Bambang E Marsono, Agus Sutikno Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2014-2019, Chairul S. Matdiah,
Wakil Ketua DPRD Sumsel tahun 2014-2019 dan M. F. Ridho Ketua komisi lll DPRD Sumsel, tahun 2014 – 2019.
Dari lima saksi yang dipanggil hanya dua yang hadir, Yansuri dan M F Ridho.
Saat dikonfirmasi usai diperiksa sebagai saksi, Yansuri mengatakan, dia ditanyai mengenai proposal anggaran dana hibah.
“Banyak pertanyaan yang diajukan oleh tim penyidik, saya lupa berapa pertanyaan termasuk mengenai proposal anggara dana hibah yang kala itu saya masih menjadi wakil ketua DPRD Sumsel,” ungkapnya
Disinggung mengenai adanya dugaan pembahasan dana hibah di DPRD, menurutnya jika sudah masuk di DPRD berarti sudah memenuhi persyaratan.
“Sekalipun di komisi III kemarin, kami tidak melihat fisik proposal, pada umumnya sebaiknya ditanyakan, tapi kadang kala itu akan disusulkan,” ungkap Yansuri.
Baca Juga: Sederet Nama Tokoh Muncul Jika Pilgub Sumsel Digelar Hari Ini, Diwarnai Orang Lama
“Setelah dari banggar lalu dikembalikan ke komisi III dan komisi III lah yang meneliti proposal itu nantinya secara detil”, jelasnya.
Disinggung awak media apakah tanpa adanya proposal itu sudah menyalahi aturan, anggota DPRD Sumsel ini menjawab lugas silahkan tanya sama tim penyidik.
Dikonfirmasi Kasi Penkun Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH, membenarkan terkait pemanggilan saksi tersebut.
Ia juga mengatakan, untuk saksi MFR dicecar 32 pertanyaan oleh penyidik.
“Unyuk YS 23 pertanyaan penyidik, sebagai saksi untuk enam tersangka kasus dugaan pembangunan masjid Sriwijaya,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua DPD Dodi Reza Alex Ditahan KPK, Potensi Muncul Tokoh Baru Partai Golkar Sumsel
-
Profil Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex yang Ditangkap KPK, Ketua DPD Partai Golkar
-
Alex Noerdin Ditangkap Kejagung, Dodi Reza Alex Ditangkap KPK
-
Ada Barang Bukti Aliran Dana Masjid Sriwijaya di Rumahnya, Ini Kata Syarifuddin
-
Terungkap, Dana Masjid Sriwijaya Tersisa Rp1,5 Juta dari Rp130 Miliar
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?