SuaraSumsel.id - Seorang sopir taksi online, Epan Tarnando (30) mengaku pura-pura hilang. Namun setelah istrinya membuat laporan, polisi berhasil menemukannya bersama seorang wanita idaman lain di Provinsi Lampung.
Ketika diperiksa oleh polisi, Epan hanya tertunduk diam dan mengungkapkan jika ia memang merekayasa menghilang dari istrinya.
Epan berhasil ditemukan dengan kondisi baik, tindak seperti yang dikira sang istri. Ia mengaku sengaja mengatur siasat seolah-olah bahwa dirinya hilang.
Sebelumnya ia sempat mengantarkan orang ke kawasan Sungai Lilin Muba, setelah itu ia pulang ke Palembang. Sepulangnya, itu namun tidak ke rumah istrinya melainkan menemui selingkuhannya yang berada di Kertapati.
Sempat menginap di rumah selingkuhannya di kawasan Kertapati, ia memutuskan untuk berangkat ke Lampung ke rumah orang tua wanita tersebut..
"Saya pergi dari rumah karena sempat ribut dengan mertua di rumah, karena itulah pergi dari rumah kemudian menemui Melisa dan kami pergi kelampung. Tidak ada kabar agar soal-olah saya dibegal orang pak," ujarnya kepada awak media.
Epan mengungkapkan bahwa baru satu bulan menjalani hubungan dengan Melisa, awal perkenalan mereka dari teman ke teman. Selanjutnya, mereka menghabiskan waktu berdua dan sudah sering melakukan hubungan badan setiap pertemuannya.
"Baru satu bulan kami menjalani hubungan, perkenal kami berdua dari teman ke teman. Selama menjalani hubungan satu bulan setiap pertemuan kamu sudah melakukan hubungan suami istri," ungkapnya.
Rasa kecewa muncul dari Sekar Asri (25), istri sopir taksol tersebut. Seakan tidak percaya, kejadian yang sangat tidak diinginkan oleh dirinya tersebut akhirnya benar-benar terjadi.
Baca Juga: Kejati Tahan 4 Tersangka, Pemprov Sumsel Hentikan Anggaran Masjid Sriwijaya
Setelah melihat di depan mata kepalanya, suaminya benar-benar selingkuh, Sekar langsung buka suara.
"Rasa kecewa itu pasti, kepada semuanya aku minta maaf karena sudah merepotkan, dan membuat geger semuanya hingga seperti ini," ungkap Sekar dengan mata berkaca-kaca, Kamis (1/4/2021) sore.
Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, bahwa benar anggota kami berhasil mengungkap kasus yang sempat viral bahwa sopir taksu online menjadi korban tindak kejahatan. Ternyata ketika ditemui sopir tersebut tinggal bersama teman wanitanya di Bandar Lampung.
"Anggota saya berhasil mencari sopir taksi online yang di laporkan hilang, semulanya di kabar menjadi korban kejahatan atau begal. Ternyata ia pergi ke Bandara Lampung bersama teman wanitanya," katanya Kepada wartawan.
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Berkat Respons Cepat Mensos Risma, Sofyan Segera Jalani Operasi
-
Ibadah Paskah di Gereja Palembang, Pengunjung Diberi Kartu Identitas
-
Lolos dari Tangan Polisi, Pria Ini Malah Tewas oleh OTD
-
Jurnalis Palembang Suarakan Kecaman Penganiayaan Nurhadi Tempo
-
Harnojoyo Bantah Wacana BOT Kantor Pemkot Palembang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
-
Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?
-
BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK