SuaraSumsel.id - Rangkaian perayaan paskah akan digelar hingga Minggu mendatang (4/4/2021). Sejumlah gereja di Palembang meningkatkan keamanan, salah satunya Gereja St. Yoseph Palembang.
Pastor Paroki Gereja St. Yoseph Palembang Romo S. Joko Susanto mengatakan tidak hanya memperketat protokol kesehatan, pihak juga telah berkoordinasi dengan aparat pemerintahan demi menjaga kelancaran acara mulai dari persiapan hingga puncak perayaan.
“Kami bersama membangun kerjasama dengn Polri untuk memantau keamanan karena ini momen yang besar jadi kami lebih mengantisipasinya,”jelasnya, Kamis (1/4/2021).
Menurutnya, ia bersama pihak gereja sudah melakukan komunikasi kepada aparat agar dapat berjaga-jaga. Hal tersebut sudah disampaikan sejak Minggu Palma.
“Kami sudah menyampaikan melalui surat ke polsek dan polresta bahwa kami akan ada kegiatan terutama pada kamis putih, jumat agung dan sabtu malam paskah dan minggu pagi nanti,”jelasnya.
Membahas perihal suasana yang sedang tidak kondusif, Romo mengaku juga merasakan kekhawatiran namun tetap menyerahkan kepada Tuhan YME.
“Kekhwatiran pasti ada,tetapi perlu mengontrol diri agar tidak terlalu cemas artinya tetap memohon doa bersama,”terang ia.
Lebih lanjut, Romo menyatakan bahwa aparat keamanan dari pemerintah sudah melakukan pengecekan keamanan menyiapkan perayaan paskah. Begitu pula panitia turut mengupayakan untuk mengamannkan dengan jelas dan tegas.
“Warga gereja diberikan kartu identitas, Saat datang akan di cek identitasnya, jika tidak ada tidak bisa masuk,” lanjut ia.
Kemudian security akan memeriksa barang bawaan, seperti tas atau ransel, serta mengutamakan protokol kesehatan covid-19.
Diperkirakan jamaah yang akan hadir berjumlah 300 orang atau 50 persen dari jumlah kapasitas gereja. Dan selebihnya disediakan tempat dibawah tenda diluar gereja serta sebagian lagi menyaksikan secara virtual.
“Hendaknya yang hadir mau mengikuti arahan petugas keamanan yang telah disiapkan security dan keamanan pemerintah," pungkasnya.
Kontributor: Fitria
Berita Terkait
-
Lolos dari Tangan Polisi, Pria Ini Malah Tewas oleh OTD
-
Jurnalis Palembang Suarakan Kecaman Penganiayaan Nurhadi Tempo
-
Harnojoyo Bantah Wacana BOT Kantor Pemkot Palembang
-
Kakek Sebatang Kara Ditipu Orang saat Berjualan, Kisahnya Mengharukan
-
Usai Petugas Dishub, Jajaran Pejabat Pemkot Palembang Dites Urine
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media
-
Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang
-
OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah