Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam

Transport for Palembang kirim surat terbuka ke Wali Kota kritisi buruknya transportasi umum yang dinilai mundur, kurangnya integrasi feeder LRT, serta tudingan pembungkaman oleh buzzer.

Tasmalinda
Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:26 WIB
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
wali kota Ratu Dewa menaiki feeder sebagai transportasi umum di Palembang
Baca 10 detik
  • Komunitas Transport for Palembang mengirimkan surat terbuka kepada Wali Kota Palembang untuk memprotes buruknya layanan transportasi umum kota.
  • Kritik menyoroti minimnya integrasi angkutan pengumpan menuju LRT Sumsel serta kemunduran layanan angkutan kota yang belum diperbaiki pemerintah.
  • Pihak komunitas mengeluhkan tidak adanya tindak lanjut audiensi 3 Juni 2025 dan serangan buzzer terhadap kritik masyarakat tersebut.

Namun, mereka menilai hingga kini audiensi tersebut belum membuahkan hasil yang nyata. "Transport for Palembang sudah sering memberikan kritik terhadap layanan transportasi umum perkotaan ini. Bahkan pada saat audiensi Transport for Palembang pada tanggal 3 Juni tahun 2025 lalu, hingga saat ini tidak membuahkan hasil sama sekali," tulis mereka.

"Apakah bapak menganggap bahwa layanan transportasi umum perkotaan di Palembang tidak terlalu penting?"

Salah satu bagian paling keras dari surat terbuka tersebut adalah tudingan mengenai keberadaan akun buzzer. Transport for Palembang mengklaim suara, kritik, dan keluhan yang disampaikan mereka serta sejumlah masyarakat justru mendapatkan respons dari akun buzzer yang disebut mengikuti Wali Kota Palembang. "Yang ada malah suara, kritik, dan keluhan dari kami beserta sejumlah masyarakat 'DIBUNGKAM' oleh akun buzzer yang mengikuti bapak," tulis mereka.

Kendati demikian, komunitas tersebut menegaskan surat terbuka itu bukan sebuah ancaman, melainkan bentuk keresahan terhadap kondisi transportasi umum yang dianggap tidak lagi memadai. "Kami tidak berniat untuk mengancam, tapi ini merupakan bentuk keresahan kami dan juga masyarakat akan kebutuhan transportasi umum perkotaan yang memadai, yang sudah tidak dirasakan lagi setelah beberapa tahun," lanjutnya.

Baca Juga:Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan

Di akhir surat terbuka, Transport for Palembang memberikan dua pilihan kepada Ratu Dewa: membenahi secara total sistem transportasi umum atau membiarkan kondisi yang ada terus berlangsung. "Jika bapak memilih untuk membenahi secara total sistem transportasi umum perkotaan di Palembang, citra Kota Palembang akan semakin positif ke depannya dan Transport for Palembang akan sangat senang membantu," tulis mereka.

Namun, komunitas itu juga memberikan peringatan apabila kondisi transportasi umum dibiarkan tanpa pembenahan. "Jika bapak memilih untuk tetap membiarkan transportasi umum perkotaan seperti saat ini, jangan salahkan kami dan juga masyarakat jika citra Kota Palembang akan sangat jelek di mata seluruh masyarakat Indonesia."

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari Wali Kota Palembang Ratu Dewa maupun Pemerintah Kota Palembang terkait surat terbuka dan kritik yang disampaikan Transport for Palembang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak