- Muhamad Suryadi resmi dilantik sebagai Direktur Utama Bank Sumsel Babel di Palembang pada Senin, 8 Juni 2026.
- Direktur Utama baru ditugaskan mempercepat transformasi digital perbankan dan meningkatkan layanan aplikasi BSB Mobile agar lebih kompetitif.
- Kepemimpinan Suryadi berfokus menjaga kepercayaan nasabah serta memperkuat dukungan finansial bagi UMKM dan pembangunan ekonomi daerah.
SuaraSumsel.id - Nama Muhamad Suryadi kini menjadi sorotan setelah resmi dilantik sebagai Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel/BSB).
Pelantikan yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring, Palembang, Senin (8/6/2026), menandai dimulainya babak baru bagi bank pembangunan daerah yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Namun, bagi Muhamad Suryadi, jabatan tersebut bukan sekadar posisi strategis di dunia perbankan. Di balik kepercayaan yang diberikan pemegang saham dan pemerintah daerah, terdapat tantangan besar yang harus dijawab di tengah perubahan industri perbankan yang berlangsung sangat cepat.
Dipercaya Memimpin Bank Kebanggaan Masyarakat Sumsel dan Babel
Baca Juga:Muhamad Suryadi Pimpin Bank Sumsel Babel, Fokus Perkuat Kepercayaan, Digitalisasi, dan UMKM
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumsel Babel memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, mengelola dana pemerintah, memperluas akses keuangan masyarakat, hingga mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Karena itu, posisi Direktur Utama memiliki tanggung jawab yang tidak ringan.
Saat meresmikan Muhamad Suryadi sebagai Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa aset terbesar yang dimiliki sebuah bank bukan hanya modal atau jaringan kantor, melainkan kepercayaan masyarakat.
Menurut Herman Deru, kepercayaan publik harus dijaga melalui pelayanan yang profesional, tata kelola yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
"Selamat kepada Pak Muhamad Suryadi yang hari ini resmi menjalankan tugas sebagai Direktur Utama Bank Sumsel Babel. Kinerja beliau nantinya tentu akan didukung oleh jajaran direksi dan dewan komisaris," kata Herman Deru.
Baca Juga:QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Fokus pada Transformasi Digital
Salah satu tantangan terbesar yang kini berada di hadapan Muhamad Suryadi adalah mempercepat transformasi digital.
Perubahan perilaku masyarakat dalam beberapa tahun terakhir membuat layanan perbankan tidak lagi hanya bergantung pada kantor cabang. Nasabah kini lebih banyak berinteraksi melalui aplikasi dan layanan digital.
Karena itu, Bank Sumsel Babel dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital agar mampu bersaing dengan bank nasional maupun bank digital yang tumbuh pesat.
Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar bank tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Meningkatkan Kepercayaan Nasabah
Selain digitalisasi, Muhamad Suryadi juga menghadapi tugas penting untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan nasabah.
Dalam industri perbankan, kepercayaan merupakan fondasi utama.
Nasabah tidak hanya menilai bank dari besarnya aset atau jumlah kantor cabang, tetapi juga dari kualitas pelayanan, keamanan transaksi, kemudahan akses layanan, serta kecepatan dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan pelanggan.
Karena itu, penguatan layanan menjadi salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan kepemimpinannya.
Membawa BSB Mobile Naik Kelas
Di era perbankan digital, aplikasi menjadi wajah utama sebuah bank. Bank Sumsel Babel memiliki BSB Mobile yang selama ini menjadi sarana transaksi bagi nasabah. Namun tantangan ke depan semakin besar karena masyarakat kini terbiasa menggunakan aplikasi yang cepat, stabil, dan kaya fitur.
Muhamad Suryadi diharapkan mampu mendorong pengembangan layanan digital yang lebih kompetitif sehingga pengalaman nasabah dalam bertransaksi semakin baik.
Keberhasilan meningkatkan kualitas BSB Mobile juga akan menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi digital Bank Sumsel Babel.
Memperkuat UMKM dan Ekonomi Daerah
Selain sektor digital, Muhamad Suryadi juga menaruh perhatian pada penguatan sektor produktif, terutama UMKM. Peran Bank Sumsel Babel tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan daerah.
Melalui pembiayaan yang tepat, UMKM dapat berkembang, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah diperkirakan tetap menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinan Muhamad Suryadi.
Membawa Bank Sumsel Babel Naik Kelas
Tantangan terbesar yang menanti Muhamad Suryadi adalah membawa Bank Sumsel Babel naik ke level yang lebih tinggi.
Persaingan industri perbankan semakin ketat. Masyarakat memiliki banyak pilihan layanan keuangan dengan teknologi yang semakin canggih.
Karena itu, keberhasilan seorang direktur utama tidak hanya diukur dari laba perusahaan, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan inovasi, memperkuat layanan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan meningkatkan daya saing perusahaan.
Pelantikan Muhamad Suryadi menjadi awal dari perjalanan baru Bank Sumsel Babel. Kini publik menunggu bagaimana kepemimpinan baru tersebut menjawab berbagai tantangan yang ada, sekaligus membawa bank kebanggaan masyarakat Sumsel dan Babel semakin berkembang di era digital.