Baca 10 detik
- Pemadaman listrik massal di wilayah Sumatra dipicu oleh gangguan cuaca dan kerentanan infrastruktur transmisi energi yang terpusat.
- Kejadian berulang di Indonesia sejak tahun 2019 menunjukkan kegagalan sistem kelistrikan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan gangguan.
- Trend Asia mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh serta beralih ke sistem energi terbarukan yang lebih terdesentralisasi dan tangguh.
Juru Kampanye Energi Fosil Trend Asia, Novita Indri Pratiwi, mengatakan blackout Sumatra seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali arah pembangunan sistem ketenagalistrikan nasional.
“Peristiwa yang berulang ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi ketergantungan pada energi fosil batubara,” ujarnya.
Trend Asia juga mendorong pengembangan sistem energi yang lebih terdesentralisasi dan berbasis energi terbarukan komunitas agar risiko blackout besar dapat ditekan di masa depan
Baca Juga:Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus