- Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang terjebak di dalam lift selama hampir satu jam akibat pemadaman listrik total.
- Tim Rescue Pemadam Kebakaran Kota Palembang berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat setelah melakukan upaya penyelamatan yang dramatis.
- Insiden ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait kesiapan sistem cadangan listrik serta prosedur evakuasi darurat pada gedung-gedung bertingkat di Palembang.
SuaraSumsel.id - Pemadaman listrik massal yang melanda sebagian besar wilayah Sumatra ternyata nyaris memakan korban di Palembang. Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) dilaporkan terjebak di dalam lift kampus selama hampir satu jam saat blackout terjadi, Jumat (22/5/2026) malam.
Insiden menegangkan itu terjadi di gedung Fakultas Ekonomi UMP sekitar pukul 19.40 WIB ketika aliran listrik mendadak padam akibat gangguan transmisi listrik Sumatra. Lift yang ditumpangi korban tiba-tiba berhenti di antara lantai sehingga mahasiswi tersebut tidak bisa keluar.
Korban disebut berada seorang diri di dalam lift saat kejadian berlangsung. Kondisi gelap akibat listrik padam membuat situasi semakin mencekam.
Tim Rescue Pemadam Kebakaran Kota Palembang yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena seluruh area kampus juga dalam kondisi blackout.
Baca Juga:Bukan Sekadar Petir, Blackout Sumatra Diduga Dipicu Lemahnya Sistem Kelistrikan
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi PBK Kota Palembang, Deny, mengatakan petugas harus menggunakan berbagai peralatan rescue dan bekerja sama dengan teknisi lift untuk membuka akses evakuasi.
“Korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat dan langsung diberikan bantuan oksigen karena mengalami kecemasan setelah cukup lama terjebak di dalam lift,” ujarnya.
Blackout Sumatra Mulai Picu Kekhawatiran
Peristiwa ini menjadi salah satu dampak serius blackout Sumatra yang sebelumnya disebut dipicu gangguan transmisi di jalur Dumai–Muaro Bungo, Jambi. Pemadaman massal tersebut membuat listrik padam di banyak wilayah dan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.
Insiden mahasiswi terjebak lift juga memunculkan kekhawatiran soal kesiapan sistem darurat gedung saat terjadi pemadaman listrik besar.
Baca Juga:Besok Listrik Padam di Palembang, PLN Jadwalkan Pemadaman Kamis dan Sabtu
Sejumlah warga mulai mempertanyakan apakah seluruh bangunan bertingkat, kampus, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas publik di Palembang sudah memiliki sistem cadangan listrik dan prosedur evakuasi yang memadai ketika blackout terjadi mendadak.
Apalagi, blackout kali ini bukan hanya memadamkan lampu rumah warga, tetapi juga berdampak pada lift, layanan transportasi, hingga aktivitas publik lainnya.
Warganet Soroti Risiko Lift Saat Listrik Padam
Peristiwa tersebut ramai dibahas di media sosial setelah proses evakuasi korban beredar luas. Banyak warganet mengaku khawatir karena masih sering menggunakan lift di tengah situasi pemadaman listrik yang belum sepenuhnya stabil.
Sebagian masyarakat juga mulai mempertanyakan pentingnya sistem backup listrik otomatis, terutama di gedung-gedung yang ramai digunakan publik.
Hingga kini, korban dipastikan selamat setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 20.40 WIB atau hampir 50 menit setelah terjebak di dalam lift.