Audiensi dengan Feby Herman Deru, ASETI Sumsel Tekankan Standarisasi dan Etika Tari

DPD ASETI Sumsel bertemu Ketua TP PKK untuk memperkuat etika, standarisasi, dan profesionalisme tari guna menjaga pakem budaya serta mendorong pengakuan profesi penari di Sumsel.

Tasmalinda
Rabu, 22 April 2026 | 18:39 WIB
Audiensi dengan Feby Herman Deru, ASETI Sumsel Tekankan Standarisasi dan Etika Tari
Audiensi ASETi Sumatera Selatan dengan ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Feby Deru
Baca 10 detik
  • DPD ASETI Sumatera Selatan melakukan audiensi dengan Ketua TP PKK Sumsel pada 15 April 2026 mengenai penguatan standar profesi.
  • ASETI fokus memberikan edukasi mengenai etika, pelestarian pakem tari, serta penggunaan atribut sakral guna menjaga nilai budaya daerah.
  • Organisasi ini mendorong pengakuan formal profesi penari dan menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah untuk membina komunitas tari lokal.

SuaraSumsel.id - Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat standar etika dan profesionalisme seni tari melalui audiensi bersama Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, Rabu (15/04/2026).

Pertemuan yang berlangsung di kantor TP PKK tersebut menjadi ruang dialog strategis antara pelaku seni dan pemangku kepentingan daerah dalam merespons dinamika perkembangan dunia tari di Sumatera Selatan.

Ketua DPD ASETI Sumsel, Nina Marliana, menyampaikan bahwa ASETI merupakan organisasi profesi mandiri diakui secara Nasional yang berfokus pada penataan ekosistem tari secara menyeluruh. Organisasi ini hadir merangkul seluruh komunitas tari lintas genre—mulai dari tradisional hingga modern—dengan tetap menjunjung tinggi nilai, etika, dan pakem.

“Pengembangan tetap terbuka, namun keaslian harus dijaga. Standarisasi menjadi penting agar arah perkembangan tari tetap terukur dan tidak kehilangan identitas,” ujarnya.

Baca Juga:Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia

Menjaga Pakem dan Nilai Sakral

Dalam audiensi tersebut, isu pelestarian pakem dan pemahaman etika menjadi perhatian utama. ASETI menilai, perkembangan seni tari yang pesat perlu diimbangi dengan edukasi yang memadai agar tidak terjadi penyimpangan dalam praktik.

Salah satu sorotan adalah penggunaan atribut tari yang memiliki nilai sakral. Tanpa pemahaman yang tepat, penggunaan atribut tersebut berpotensi menimbulkan kekeliruan yang dapat mereduksi makna budaya.

Menanggapi hal tersebut, Feby Herman Deru menyampaikan dukungannya terhadap upaya standarisasi yang diusung ASETI. Ia menilai edukasi menjadi kunci dalam membangun kesadaran para penari, baik dalam hal etika, peran, maupun penggunaan busana.

“Hal-hal mendasar seperti etika dan pemahaman atribut harus diperkuat agar tidak terjadi kekeliruan dalam praktik di lapangan,” katanya.

Baca Juga:Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya

Fokus Edukasi dan Penguatan Ekosistem

ASETI juga menegaskan bahwa perannya bukan sebagai penyelenggara kegiatan komersial. Organisasi ini tidak akan mengambil porsi sanggar dalam penyelenggaraan lomba atau kegiatan pertunjukan, melainkan berfokus pada edukasi melalui workshop, sosialisasi, dan pembinaan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem seni tari yang lebih tertib, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi sanggar sebagai pelaku utama.

Selain itu, ASETI menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pendataan dan pembinaan komunitas tari melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Pariwisata.

Dorong Pengakuan Profesi Penari

Dalam pemaparannya, ASETI turut mendorong pengakuan profesi penari secara formal. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan martabat sekaligus memberikan legitimasi yang lebih kuat bagi pelaku seni tari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak