Jangan Jalan Malam? 10 'Hukum Rimba' Jalan Lintas Sumatera yang Wajib Kamu Tahu

inilah 10 "hukum rimba" paling krusial yang wajib Anda patuhi jika ingin selamat sampai tujuan saat melintasi Jalinsum,

Tasmalinda
Minggu, 12 Oktober 2025 | 21:12 WIB
Jangan Jalan Malam? 10 'Hukum Rimba' Jalan Lintas Sumatera yang Wajib Kamu Tahu
jalan lintas Sumatera
Baca 10 detik
  • Jalan Lintas Sumatera menjadi jalur penting sekaligus berbahaya bagi sopir truk dan perantau di Sumatera Selatan.

  • Para pengemudi berpengalaman menerapkan sepuluh “hukum rimba” agar selamat saat melintasi Jalinsum.

  • Kewaspadaan, kerja sama di jalan, dan persiapan matang menjadi kunci utama keselamatan di Jalinsum.

SuaraSumsel.id - Bagi para sopir truk dan perantau, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) adalah urat nadi kehidupan sekaligus arena pertaruhan nyawa. Jalan legendaris ini bukan sekadar aspal yang menghubungkan kota; ia adalah sebuah "hutan belantara" dengan aturan tak tertulisnya sendiri.

Meleng sedikit, petaka menanti. Lupakan sejenak buku panduan berkendara resmi. Berdasarkan pengalaman puluhan tahun para "raja jalanan", inilah 10 "hukum rimba" paling krusial yang wajib Anda patuhi jika ingin selamat sampai tujuan saat melintasi Jalinsum, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

1. Hukum #1: Hindari Malam Seperti Wabah

Ini adalah aturan paling fundamental. Sebisa mungkin, jangan pernah melakukan perjalanan di Jalinsum pada malam hari, terutama jika Anda sendirian atau menggunakan mobil pribadi. Malam adalah waktu di mana para "predator" jalanan—dari bajing loncat hingga begal—mulai berburu.

2. Kenali 'Zona Merah': Peta Titik Paling Rawan

Tidak semua ruas Jalinsum sama berbahayanya. Para sopir veteran telah memetakan "zona merah" yang paling rawan kejahatan. Di Sumsel, beberapa area yang secara historis perlu diwaspadai antara lain beberapa titik di Musi Rawas, perbatasan OKU Timur, dan beberapa ruas sepi lainnya. Selalu riset sebelum jalan.

3. Jangan Pernah Berhenti di Tempat Sepi

Ban kempes? Mesin panas? Apapun alasannya, jangan pernah berhenti di bahu jalan yang sepi dan gelap. Paksakan kendaraan Anda untuk terus berjalan hingga menemukan warung, masjid, atau pos polisi terdekat. Berhenti di tempat sepi sama dengan mengibarkan bendera undangan bagi para penjahat.

4. Teknik Konvoi Adalah Kunci

Jika terpaksa harus jalan malam, menempel-lah pada konvoi truk atau bus besar. Jangan biarkan ada jarak yang terlalu jauh. Kehadiran kendaraan lain dalam formasi adalah deterrent atau pencegah paling efektif.

jalan lintas Sumatera Selatan
jalan lintas Sumatera Selatan

5. Kaca Film Gelap adalah 'Benteng' Pertamamu

Ini bukan soal gaya. Kaca film yang cukup gelap mencegah orang luar melihat siapa dan berapa banyak orang di dalam mobil, serta barang berharga apa yang Anda bawa. Ini adalah lapisan keamanan pasif yang sangat penting.

6. Jangan 'Sok Jago' atau Arogan

Jalinsum adalah jalan bersama. Hindari menyalip secara ugal-ugalan atau memancing emosi pengemudi lain, terutama truk besar. Ingat, mereka adalah "raja" di jalur ini. Sedikit kesabaran bisa menyelamatkan nyawa Anda.

7. Siapkan Uang Receh & 'Uang Rokok'

Di beberapa titik, terutama di area jalan rusak atau pasar tumpah, akan ada "pak ogah" atau pungutan liar. Melawan mereka hanya akan membuang waktu dan memancing masalah. Selalu siapkan uang receh atau pecahan kecil untuk "melancarkan" perjalanan. Anggap saja sebagai "pajak jalanan".

8. Waspadai Modus 'Pecah Kaca' & 'Lempar Batu'

Dua modus ini sering terjadi. Jangan tinggalkan barang berharga (tas, laptop, HP) terlihat di jok mobil saat parkir di rumah makan. Waspadai juga lemparan batu dari atas jembatan penyeberangan di beberapa titik rawan.

9. Simpan Nomor Darurat & Beri Kabar Secara Berkala

Pastikan Anda menyimpan nomor telepon darurat pos polisi terdekat di sepanjang rute Anda. Yang lebih penting, beri kabar kepada keluarga atau kerabat secara berkala mengenai posisi terakhir Anda, terutama saat akan memasuki zona yang rawan sinyal.

10. Percayai Instingmu

Ini adalah hukum yang paling tidak tertulis. Jika sebuah tempat peristirahatan terasa "aneh", atau ada kendaraan yang mengikuti Anda dengan ganjil, jangan ragu untuk tancap gas. Insting seringkali adalah sistem peringatan dini terbaik yang Anda miliki.

Berkendara di Lintas Sumatera adalah sebuah petualangan. Dengan persiapan dan kewaspadaan, Anda tidak hanya akan selamat sampai tujuan, tetapi juga akan merasakan denyut nadi sesungguhnya dari pulau ini.

Apakah Anda punya "hukum rimba" lain saat melintasi Jalinsum? Bagikan pengalaman dan tips Anda di kolom komentar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak