- Sumsel Bhayangkara Run 2026 akan diselenggarakan di Palembang pada Minggu, 12 Juli 2026, yang berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas.
- PT KAI mengimbau penumpang KA Rajabasa dan Bukit Serelo di Stasiun Kertapati agar berangkat lebih awal guna menghindari keterlambatan.
- Pelanggan disarankan tiba di stasiun 45 hingga 60 menit sebelum keberangkatan untuk mengantisipasi rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
SuaraSumsel.id - Ribuan peserta diperkirakan memadati sejumlah ruas jalan di Kota Palembang saat Sumsel Bhayangkara Run 2026 digelar pada Minggu (12/7/2026). Seiring potensi kepadatan dan rekayasa lalu lintas, penumpang kereta api diimbau datang lebih awal ke Stasiun Kertapati agar tidak tertinggal kereta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang secara khusus mengingatkan penumpang KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo yang berangkat dari Stasiun Kertapati pada Minggu pagi untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun.
Sumsel Bhayangkara Run 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.
Kegiatan dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), dengan rute melintasi sejumlah titik strategis di Palembang, mulai dari bawah Stasiun LRT DJKA, Bundaran Tugu Kelapa JSC, Jembatan Ampera, Simpang Charitas, hingga berputar di Flyover Simpang Polda sebelum kembali menuju JSC sesuai kategori lomba.
Baca Juga:76,98 Persen Warga Sumsel Terkoneksi, Internet Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi
Selama kegiatan berlangsung, sejumlah ruas jalan di sepanjang lintasan diperkirakan mengalami kepadatan. Rekayasa lalu lintas juga berpotensi diberlakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sehingga dapat memengaruhi akses menuju Stasiun Kertapati.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku.
Karena itu, pelanggan diminta mengatur waktu keberangkatan dari rumah dengan lebih baik untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan maupun perubahan arus lalu lintas.
"Kami mengimbau seluruh pelanggan, khususnya yang akan menggunakan KA Rajabasa maupun KA Bukit Serelo dari Stasiun Kertapati pada Minggu pagi, agar datang lebih awal ke stasiun. Meskipun perjalanan kereta api tetap beroperasi normal sesuai jadwal, potensi rekayasa lalu lintas dalam pelaksanaan Sumsel Bhayangkara Run 2026 perlu menjadi perhatian bersama, agar pelanggan tidak tertinggal kereta karena terlambat tiba di stasiun," ujar Aida.
KA Rajabasa Berangkat Pukul 08.30 WIB, Bukit Serelo Pukul 09.00 WIB
Baca Juga:Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas
Pada Minggu (12/7/2026), KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang dijadwalkan berangkat pukul 08.30 WIB. Sementara KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau akan berangkat pukul 09.00 WIB.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan rekayasa lalu lintas, KAI menyarankan pelanggan sudah berada di Stasiun Kertapati setidaknya 45 hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan.
Waktu tersebut diperlukan agar pelanggan dapat menyelesaikan pemeriksaan identitas dan proses boarding, kemudian menuju peron dengan nyaman tanpa tergesa-gesa.
Selain datang lebih awal, pelanggan juga diimbau menyiapkan dokumen identitas sebelum proses boarding guna mempercepat pelayanan di stasiun.
Identitas yang dapat digunakan antara lain e-KTP, SIM, paspor, maupun kartu identitas resmi lain yang memuat foto. Sementara penumpang anak dapat menggunakan Kartu Keluarga atau identitas resmi lainnya yang berlaku sesuai ketentuan.
"Kami juga mengajak seluruh pelanggan untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku serta kedisiplinan waktu akan membantu menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan," tambah Aida.