Deflasi di Sumatera Selatan: Fakta Menarik di Balik Turunnya Harga Pangan Strategis

Dengan strategi tersebut, Sumsel optimistis mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tasmalinda
Kamis, 04 September 2025 | 10:42 WIB
Deflasi di Sumatera Selatan: Fakta Menarik di Balik Turunnya Harga Pangan Strategis
Ilustrasi pangan strategis seperti cabai. [Istimewa]

Bambang menekankan, pihaknya terus mewaspadai gejolak permintaan tersebut.

“Ke depan, kami perkirakan tekanan deflasi masih akan berlanjut, terutama dari panen gadu dan distribusi beras SPHP. Namun, tetap ada potensi kenaikan inflasi seiring long weekend dan HBKN. Karena itu, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat,” ujarnya.

Peran TPID dan Strategi 4K

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumsel memainkan peran penting menjaga stabilitas harga. Mereka mengimplementasikan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Baca Juga:Viral di Pagaralam: Ratusan Kucing Disembelih, Dagingnya Dijual Keliling Kota Bikin Warga Syok

Langkah konkret yang ditempuh antara lain operasi pasar murah, gerakan pangan murah, sidak harga dan stok di pasar, hingga optimalisasi jalur distribusi pangan lewat Toko KePo, Rumah Pangan Kita (RPK), dan Toko Penyeimbang Perumda Pasar Palembang Jaya.

Bank Indonesia bersama Pemprov Sumsel juga mendorong kerja sama antar daerah (KAD), salah satunya antara Palembang dan Kabupaten Subang untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan. Di sisi lain, program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) 2025 terus diperluas, melibatkan rumah tangga, Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga panti sosial.

Program ini bukan hanya sekadar distribusi bantuan, melainkan membekali masyarakat dengan bibit, benih, serta sarana produksi hortikultura seperti cabai dan bawang merah. Di tingkat makro, upaya optimalisasi lahan dan perluasan panen padi menjadi pondasi utama ketahanan pangan daerah.

Meski menghadapi dinamika harga yang fluktuatif, capaian inflasi tahunan Sumsel pada Agustus 2025 sebesar 3,04% (yoy) masih dalam rentang sasaran nasional 2,5±1%.

Herman Deru menanam dalam Gerakan Sumsel Mandiri Pangan
Herman Deru menanam dalam Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

Bambang menegaskan, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kolaborasi strategis.

Baca Juga:394 Kasus Karhutla Hantui Sumsel Sepanjang Agustus, Ogan Ilir Jadi Episentrum Api

“Program nasional seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta GSMP di Sumatera Selatan akan terus diperkuat. Harapannya, inflasi tetap terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, dan ketahanan pangan semakin kuat,” katanya.

Dengan strategi tersebut, Sumsel optimistis mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak