Cerita hidup yang dilalui Alif nyaris sama dengan Nana. Meski tidak sempat menganggur melanjutkan pendidikan karena kondisi ekonomi, namun Nana sempat putus harapan saat orang tuanya mempertimbangkan keinginan berkuliah di jurusan berbiaya mahal.
Kejadian itu diakui Nana dengan nama lengkap Sahlaa Mahdiyyah Al Andya membuatnya tidak bersemangat bercita-cita lebih tinggi.
Beruntungnya, kesedihan pun Nana tidak lama. Dunia rasanya berbalik saat Nana diceritakan ayah lulus dalam program beasiswa Gojek. Ayah yang merupakan mitra driver Go-ride diam-diam mendaftarkan berkas Nana sebagai calon penerima beasiswa yang menjadi program tahunan Gojek.
Kala itu ayah Nana pun membaca pengumuman penerimaan beasiswa bagi anak mitra driver di kantor Gojek. Program Gojek yang mengajak agar bangkit bersama saat pandemi.
Baca Juga:Heboh Kepala Samsat III Palembang Larang Wajib Pajak Setor ke Bank Sumsel Babel, Akhirnya Minta Maaf
“Harapan ayah tidak lain, Nana bisa mencoba bidang ilmu lain. Di program studi Teknik Telekomunikasi, Nana mendapatkan pengetahuan dan peluang bekerja yang lebih luas,” aku Nana dengan mata berbinar.
Gadis manis nan suka menulis cerita-cerita hidupnya ini pun berterima kasih pada sang ayah, yang memberikan perspektif bidang lain yang kini terus berkembang, ilmu digital.
“Mungkin bidang telekomunikasi yang menjadi jalan hidup Nana. Sekarang Nana senang mempelajarinya, dengan restu ayah yang bikin bahagia. Semoga ini cara meng-amin-kan keinginan ayah,” pinta Nana.
Nana sendiri baru mengetahui jika ia lolos pendaftaran administrasi beasiswa pada bulan Agustus. Pada saat itu, terdapat 11 orang yang terjaring di seleksi lanjutan. Dari belasan yang dinyatakan lolos itu, empat orang dinyatakan sebagai penerima beasiswa tahun ini.
“Beasiswa Gojek ini sudah menentukan kampusnya, kita tinggal pilih program studi sebelum ikut tes bersama. Tahun ini, empat anak dinyatakan lolos, termasuk Alif dan Nana,” terang Nana.
Baca Juga:Polda Sumsel Bagikan Nomor Layanan Baru, Warganet Ingatkan Kasus Lama Belum Terungkap
Dalam memenuhi biaya sekolah, Gojek memberikan uang pembayaran SPP secara berkala kepada penerima bea siswa. Uang tersebut kemudian disetorkan penerima beasiswa ke kampus. “Ditransfer saat pengurusan pembayaran SPP tiap semester. Jika Nana menerima Rp7-8 juta per semester. Jika Alif, kemungkinan di bawah Nana,” ujar Nana.