Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur

Banjir melanda OKU Timur, Sumatera Selatan pada Kamis (8/1/2026) pagi akibat hujan deras semalaman.

Tasmalinda
Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47 WIB
Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur
banjir di OKU Timur, Sumatera Selatan [dok Sumselupdate]
Baca 10 detik
  • Banjir melanda OKU Timur, Sumatera Selatan pada Kamis (8/1/2026) pagi akibat hujan deras semalaman.
  • Luapan Sungai Muara Balak memperparah kondisi, merendam puluhan rumah di tujuh desa hingga setinggi pinggang.
  • BPBD OKU Timur sedang memantau situasi, mendata dampak, serta berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.

SuaraSumsel.id - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan dilanda banjir pada Kamis (8/1/2026) pagi setelah hujan deras turun semalaman penuh. Akibatnya, puluhan hingga ratusan rumah di tujuh desa terendam air, memutus akses jalan sekaligus mengguncang aktivitas masyarakat.

Berikut fakta-fakta pentingnya:

1. Hujan Deras Mengguyur Semalaman
Hujan mengguyur wilayah OKU Timur sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, menyebabkan air cepat naik dan menggenangi pemukiman warga di sejumlah desa. Curah hujan tinggi ini dipicu oleh hujan yang berlangsung lama dan intensitas kuat hingga pagi hari. 

2. Tujuh Desa Terendam Banjir
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Belitang III berdampak pada sejumlah desa dengan tingkat kerusakan bervariasi. Di Desa Nusa Bali, tercatat 5 rumah warga terendam banjir. Sementara di Desa Ringin Sari, 6 rumah terdampak genangan air. Kondisi serupa terjadi di Desa Karangsari dengan 5 rumah terendam, serta Desa Nusa Tenggara yang mencatat 7 rumah warga terdampak.

Baca Juga:7 Fakta Mengejutkan Kepala Cabang Koperasi di Sumsel Diduga Gelapkan Rp 1,3 Miliar

Namun, situasi paling parah terjadi di Desa Nusa Jaya, di mana genangan air meluas dan merendam permukiman warga secara signifikan, sehingga aktivitas masyarakat nyaris lumpuh.. 

3. Sungai Muara Balak Meluap
Selain hujan deras, banjir juga diperparah oleh meluapnya Sungai Muara Balak di Desa Nusa Jaya mulai sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Luapan inilah yang membuat air banjir naik secara drastis di permukiman.

4. Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa
Ketinggian air banjir dilaporkan antara 60–100 cm, bahkan beberapa titik mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Banyak warga kebingungan menyelamatkan barang-barang karena banjir datang ketika mereka masih tidur. 

5. Rumah dan Kendaraan Ikut Terendam
Tidak hanya rumah warga yang terendam, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat juga ikut terendam. Aktivitas sekolah bahkan dihentikan sementara karena kondisi yang tidak aman bagi pelajar.

6. Warga Terpaksa Evakuasi Mandiri
Dengan debit air yang terus naik, sebagian warga memilih evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi, sementara lainnya terpaksa bertahan di rumah mereka karena tidak sempat menyelamatkan perabotan. 

7. BPBD Terus Pantau dan Koordinasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur masih melakukan pendataan rumah dan warga terdampak, serta terus memantau kondisi debit air. Koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan juga sedang berjalan untuk menyiapkan langkah lanjutan jika hujan kembali meningkat. 

Baca Juga:Pertamina Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Peran Sumsel Kembali Jadi Sorotan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak