- Pertamina EP menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) di Adera Field, Sumatera Selatan, dengan potensi aliran awal 3.442 BOPD.
- Hasil uji awal ini belum final; uji lanjutan akan menentukan laju produksi optimal yang berkelanjutan berdasarkan karakter reservoir.
- Penemuan ini didukung data seismik 3D Abab 2023 dan diharapkan berkontribusi pada energi nasional serta potensi ekonomi daerah.
SuaraSumsel.id - Pertamina EP kembali menemukan sumur minyak baru di Adera Field, Sumatera Selatan. Sumur yang diberi nama ABB-143 (U1) tersebut mencatat potensi aliran awal hingga 3.442 barel minyak per hari (BOPD) berdasarkan hasil initial flow test.
Temuan ini langsung memantik optimisme, terutama di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi minyak nasional. Lalu, seberapa besar kontribusi temuan ini bagi Sumatera Selatan?
General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa angka 3.442 BOPD merupakan hasil uji awal dan belum mencerminkan produksi harian jangka panjang.
“Hasil initial flow test menunjukkan potensi yang sangat baik. Namun ini masih tahap awal. Selanjutnya akan dilakukan pengujian lanjutan untuk menentukan laju produksi optimal yang aman dan berkelanjutan,” ujar Djudjuwanto dalam keterangan resminya.
Baca Juga:Inflasi Sumsel Naik Jelang 2026, Ini 8 Fakta yang Perlu Diwaspadai Warga
Ia menjelaskan, penentuan produksi nantinya akan mempertimbangkan berbagai faktor teknis, mulai dari karakter reservoir, rasio gas-minyak, hingga kandungan air, agar sumur dapat diproduksikan secara stabil.
Secara nasional, temuan sumur ABB-143 (U1) dinilai dapat membantu menjaga tren produksi migas dan mendukung target ketahanan energi. Namun bagi Sumatera Selatan, dampaknya tidak hanya diukur dari angka produksi.
Selama ini, Sumsel dikenal sebagai salah satu daerah penopang energi nasional. Setiap penemuan sumur baru kerap dikaitkan dengan harapan peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) migas serta efek ekonomi lanjutan di daerah.
Realisasinya tidak selalu terasa cepat.
Djudjuwanto menyebut keberhasilan pengeboran sumur ABB-143 (U1) tidak lepas dari pemanfaatan data seismik 3D Abab yang diakuisisi Pertamina EP pada 2023.
Baca Juga:Bukan Sekadar Ganti Baju! Ini Aturan Baru Seragam ASN 2026 yang Diterapkan di Sumsel
“Dengan data seismik 3D, kami bisa memetakan reservoir secara lebih akurat. Ini meningkatkan peluang keberhasilan pengeboran dan efisiensi operasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, estimasi ultimate recovery sumur tersebut diperkirakan mencapai ratusan ribu barel minyak, sehingga dinilai ekonomis untuk dikembangkan.
Bagi Sumatera Selatan, penemuan ini menjadi momentum penguatan peran tenaga kerja lokal, peningkatan partisipasi UMKM, serta dorongan hilirisasi, Sumsel berisiko tetap berada pada posisi sebagai daerah penghasil tanpa nilai tambah maksimal.
Penemuan sumur baru di Adera Field memang membawa kabar baik yang diharapkan mengalami peningkatan produksi guna memperkuat statistik nasional.