facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kunjungi Monpera Palembang, Pasukan Tentara Jepang Kenang Invasi 1942-1945 Sumbagsel

Tasmalinda Kamis, 04 Agustus 2022 | 18:45 WIB

Kunjungi Monpera Palembang, Pasukan Tentara Jepang Kenang Invasi 1942-1945 Sumbagsel
Kunjungan tentara Jepang di Monpera Palembang [Ist]

Komandan Danbrigif Paratroopers Angkatan Udara Jepang Junichi Fukuo mengatakan kunjungan yang dilakukan serangkaian latihan yang digelar di Indonesia.

SuaraSumsel.id - Momen yang agak berbeda terlihat di Museum Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat) Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (4/8/2022) ini. Hampir puluhan pasukan tentara Jepang mendatangi Monpera dalam kunjungan perdamaian.

Seusia mengikuti latihan bersama di Garuda Shield 2022 di Puslatpur Baturaja Sumsel, para tentara Jepang ini mengunjungi Monpera. Museum ini memang menyimpan sejumlah kenangan masa invasi Jepang di Indonesia dimulai pada tahun 1942 hingga 1945.

Komandan Danbrigif Paratroopers  Angkatan Udara Jepang Junichi Fukuo mengatakan kunjungan yang dilakukan serangkaian latihan yang digelar di Indonesia.

“Palembang memiliki makna mendalam bagi tentara Airborne Jepang. Ini kali pertama kali latihan Jepang di Sumsel setelah kemerdekaan,” katanya usai mengunjungi Monpera, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Inflasi Sumsel di Penghujung Tahun 2022 Diprediksi Naik Namun Terkendali

Dia pun merasa kota ini sangat indah dengan kenangan masa invasi yang masih bisa dilihat oleh generasi saat ini. “Bagi pasukan penerjun Airborne Jepang, kota ini yang paling bersejarah dari seluruh kota di Asia,” sambungnya.

Dalam kunjungan tersebut,Jepang membawakan cindera mata yang sangat sakral lipatan Origami yang juga merupakan benda sakral bagi negara Jepang.

“Lipatan Origami ini biasanya untuk memberikan doa kedamaian bagi mereka yang sudah meninggal, lipatan origami itu sebagai bentuk kedamaian,” terang dia.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Megawaty mengatakan, kedatangan tentara Jepang dalam visi perdamaian. “Bagi mereka Palembang punya historis dibandingkan wilayah lain, tanda perdamaian dengan memberikan origami ini,” katanya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.

Baca Juga: Modus Pembobol ATM Lintas Provinsi: 26 ATM Bank Sumsel Babel Dibongkar Dengan Alat Capit

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait