Jalintim Jambi-Palembang Lumpuh! Truk Sudah Ditahan, Macet di Muba Tak Kunjung Usai

Kemacetan parah masih melanda Jalintim JambiPalembang di perbatasan Muba. Meski truk sudah ditahan, arus lalu lintas belum juga terurai.

Tasmalinda
Selasa, 17 Maret 2026 | 19:27 WIB
Jalintim Jambi-Palembang Lumpuh! Truk Sudah Ditahan, Macet di Muba Tak Kunjung Usai
ilustrasi kemacetan. kondisi jalitim di perbatasan Jambi dan Sumsel lumpuh.
Baca 10 detik
  • Kemacetan parah terjadi di Jalur Lintas Timur Jambi–Palembang perbatasan Jambi–Muba saat arus mudik meningkat.
  • Aparat menahan ratusan truk besar di kantong parkir sebagai upaya mengamankan arus mudik Operasi Ketupat Musi 2026.
  • Jalur tersebut sempat lumpuh total karena penguncian arus dua arah, diperparah truk mogok dan perlambatan kendaraan besar.

SuaraSumsel.id - Kemacetan panjang masih membelit Jalan Lintas Timur (Jalintim) Jambi–Palembang, terutama di kawasan perbatasan Jambi–Musi Banyuasin (Muba). Jalur yang selama ini menjadi urat nadi transportasi di Sumatera itu mendadak berubah jadi titik paling melelahkan bagi para pengendara, tepat saat arus mudik mulai meningkat.

Di tengah upaya besar yang dilakukan aparat, kondisi di lapangan justru menunjukkan kenyataan yang tak mudah. Ratusan truk besar memang sudah ditahan dan diarahkan masuk ke kantong parkir. Kebijakan ini diambil untuk memberi ruang bagi kendaraan pemudik agar bisa melintas lebih lancar.

Namun, harapan itu belum sepenuhnya terwujud.

Di sejumlah titik, kendaraan tetap mengular tanpa kepastian. Mesin-mesin mobil menyala dalam diam, sementara pengendara hanya bisa menunggu, berharap arus kembali bergerak. Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam hitungan jam, kini berubah menjadi berjam-jam tanpa kejelasan.

Baca Juga:Promo Alfamart Sumsel! 7 Paket Snack Mudik Murah, Ada Tango dan Marjan Hanya Rp40 Ribuan

Situasi bahkan sempat mencapai titik genting. Polisi terpaksa menutup sementara jalur tersebut karena arus kendaraan dari dua arah saling mengunci. Kawasan Bayung Lencir hingga Tungkal Jaya menjadi salah satu titik yang paling terdampak, dengan antrean panjang yang membuat jalur nyaris lumpuh total.

Kemacetan ini bukan hanya dipicu oleh lonjakan kendaraan mudik. Sejumlah truk yang mogok di badan jalan serta kendaraan besar yang melambat di jalur sempit ikut memperparah kondisi. Meski sebagian truk telah “dikandangkan”, efek penumpukan yang sudah terjadi sebelumnya masih terasa hingga sekarang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandri Nugroho di Palembang, Minggu, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan arus mudik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang mulai digelar di wilayah Sumatera Selatan.

Salah satu lokasi penerapan kantong parkir berada di Pos Lantas Sumarlin KM 225 yang terletak di kawasan perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, tepatnya di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Kebijakan itu diberlakukan untuk kendaraan bersumbu tiga ke atas yang diarahkan masuk ke kantong parkir sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:Bank Sumsel Babel Dukung Program Mudik Lebaran Masyarakat Bangka Belitung Bersama TNI Angkatan Laut

“Pengantongan kendaraan berat di perbatasan ini merupakan langkah strategis agar arus lalu lintas tetap lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.

Bagi warga lokal dan pengguna jalan yang kerap melintas, perbatasan Jambi–Muba memang sudah lama dikenal sebagai titik rawan. Namun menjelang mudik tahun ini, tekanan kendaraan meningkat drastis hingga menjadikannya seperti “leher botol” yang menentukan lancar atau tidaknya perjalanan lintas provinsi.

Di lapangan, aparat kepolisian terus berjibaku. Sistem buka-tutup jalur diterapkan, kendaraan diatur ritmenya, dan truk yang ditahan dilepas secara bertahap agar tidak memicu kemacetan baru. Upaya demi upaya dilakukan, namun derasnya arus kendaraan membuat situasi belum sepenuhnya terkendali.

Menjelang puncak mudik, kondisi ini menjadi ujian nyata. Jalintim bukan sekadar jalan penghubung biasa, melainkan jalur vital yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari. Ketika satu titik tersendat, dampaknya bisa menjalar jauh ke berbagai wilayah.

Bagi para pemudik, satu hal kini menjadi jelas: perjalanan bukan lagi soal jarak, tetapi tentang seberapa lama harus bertahan di tengah kemacetan yang belum tentu cepat berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak