Komoditas dominan menyebabkan terjadinya inflasi pada kelompok ini, adalah tarif listrik mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar 0,28 persen sehingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,006 persen, semen mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar 1,31 persen sehingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,005 persen.
Bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar 0,12 persen sehingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,002 persen
Secara keseluruhan, Indonesia pada Juli 2022, berdasarkan pemantauan harga selama bulan Juli 2022 pada 90 kota IHK di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa seluruh kota IHK mengalami inflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kendari sebesar 2,27 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Tanjung dan Pematang Siantar sebesar 0,04 persen. (ANTARA)
Baca Juga:Prostitusi Anak di Sumsel Terungkap, Ditawarkan Via Aplikasi Online Dengan Tarif Rp300 Ribu