facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dipolisikan Karena Promo Miras Bernama Muhammad, Holywings Digeruduk GP Ansor Malam Ini

Tasmalinda Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:26 WIB

Dipolisikan Karena Promo Miras Bernama Muhammad, Holywings Digeruduk GP Ansor Malam Ini
Massa saat berkumpul di DPW GP Ansor DKI Jakarta, Tebet, jelang aksi geruduk Holywings. Holywings Digeruduk GP Ansor malam ini [Suara.com/Yaumal]

Holywings dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama.

SuaraSumsel.id - Tempat hiburan Holywings telah dilaporkan karena promosi nama minuman keras atau miras dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria ke polisi. Pelaporan ini dilakukan Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI).

Jumat (24/6/2022) malam DPW Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta bakal mendatangi tempat hiburan ini. Para anggota DP Ansor tampak mulai berkumpul di kawasan Tebet Jakarta Selatan (24/6/2022).

Peserta tampak menggunakan pakaian loreng, dengan seragam GP Ansor, yang direncanakan akan mendatani 11 lokasi tempat hiburan di Jakarta ini.

Melansir Suara.com, berdasarkan poster digital yang mereka sebar, ada 11 lokasi Holywings yang akan didatangi di wilayah Jakarta, di antaranya Holywings Kemang, Kebayoran Baru, Kuningan, Kelapa Gading dan Tanjung Duren..

Baca Juga: Dinyatakan Sehat, 450 Calon Jemaah Haji Sumsel Berangkat Subuh Besok

Holywings dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Dalam laporannya, Feriyawansyah mempersangkakan pasal tindak pidana penistaan agama melalui media elektronik sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan atau Pasal 156 A KUHP.

Fauzi Baadilla soal Holywings [Instagram]
Fauzi Baadilla soal Holywings [Instagram]

Laporan tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3135/VI/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 24 Juni 2022. Tertera dalam surat tersebut, pelapor atas nama Feriyawansyah.

"Saya bersama tim Advokat Muda Indonesia telah melaporkan adanya dugaan penistaan agama yang kami duga dilakukan oleh salah satu manajemen kafe yang sedang viral saat ini di media sosial," kata Ketua Umum DPP HAMI, Sunan Kalijaga seperti dikutip dari akun Instagram @sunankalijaga_sh, Jumat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait