facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Sekretariat Mapala Universitas Bina Darma Palembang Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka

Tasmalinda Minggu, 22 Mei 2022 | 12:26 WIB

Kronologi Sekretariat Mapala Universitas Bina Darma Palembang Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka
Ilustrasi penyerangan. Kronologi sekretariat Mapala Universitas Bina Darma Palembang diserang [ANTARA].

Tiga mahasiswa terluka akibat penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang di Sekretariat Mapala Universitas Binadarma Palembang.

SuaraSumsel.id - Sekretariat Mahasiswa Pencinta Alam atau Mapala Universitas Binadarma Palembang mendadak heboh belum lama ini. Malam hari, Kamis (19/5/2022) sekira pukul 22.00 WIB, seketariat tersebut diserang.

Akibat dari penyerangan tersebut, tiga mahasiswa menjadi korban dan terpaksa dilarikan ke RSUD Bari Palembang.

“Yang jadi korban dua mahasiswa sini (Bidar) dan satu orang mahasiswa Sjakhyakirti yang alami luka di pinggang dan belakang. Saya dan teman di leher dan teman saya di kepala kena lemparan batu,” ujar Perdana, salah seorang korban saat ditemui di TKP, Jumat (20/5/2022).

Belakangan diketahui ketiga mahasiswa tersebut adalah Mufl i(23), Muhammad Perdana (19) yang merupakan mahasiswa Binadarma (Bidar) mengalami luka tusuk di leher, dan satu mahasiswa Universitas Sjakhyakirti bernama Rahmat Hidayat(18) mengalami luka parah di bagian pinggang kanan dan belakang tubuh korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 22 Mei 2022: Daerah Dataran Rendah Bersuhu Terik 34 Derajat Celcius

Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, awal mula kejadian ada pemuda yang main futsal di halaman kampus Universitas Binadarma.

Ia kemudian meletakkan ponsel, dan tetiba ada duo orang pria berambut panjang yang mengambil handphone mereka yang kemudian disangkakan adalah anggota Mapala Binadarma.

Pemuda tersebut melaporkan yang lainnya, sehingga puluhan orang mendatangi sekret dan merusak ruangan mereka.

“Tentunya kami menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib dengan laporan penganiayaan dan  pengrusakan. Serta kami harap hukum ditegakkan dan pelaku bisa terungkap,” kata Kuasa Hukum Universitas Bina Darma Anton Nurdin.

Ia membenarkan jika ada dua korban dari mahasiswa Universitas Bina Darma dan ada satu mahasiswa dari Universitas Sjakhyakirti.

Baca Juga: Pemerintah Cabut Larangan Ekspor CPO, Eksportir di Sumsel Siap Rebut Pasar Luar Negeri

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait