SuaraSumsel.id - Kepemimpinan Wali Kota Harnojoyo dan Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda menyisahkan satu tahun masa jabatan. Wali Kota atau Wako Palembang, Harnojoyo telah dua periode memimpin kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sementara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Palembang akan berlangsung serentak tahun 2024. Selama ini, masyarakat mengenal Wawako Palembang sebagai kader sekaligus pengurus partai PDI Perjuangan.
Meski bukan menduduki jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Palembang. Dalam kepengurusan DPC PDI Perjuangan Palembang yang diketuai anggota DPR RI, Yulian Gunhar, Fitrianti dipercaya sebagai bendahara partai moncong putih tersebut.
Secara tetiba mendekati akhir Maret lalu, pengurus PDI Perjuangan Palembang mengumumkan jika Wawako Palembang ini mundur dari jabatan sekaligus sebagai kader partai.
Baca Juga:LRT Sumsel Operasikan 88 Perjalanan Selama Ramadhan
Dalam surat pengunduran tersebut disebutkan jika Fitrianti atau Finda-panggilan lainnya mundur dari kader PDI Perjuangan. Disebutkan jika pilihan mundur dari PDI Perjuangan karena sibuk dan ingin fokus bekerja sebagai Wawako Palembang.
Jabatan yang telah diraih selama lebih satu periode berpasangan dengan Harnojoyo. Meski telah diumumkan mundur dari PDI perjuangan, Fitri masih enggan berbicara banyak.
Menurut Fitri, ia ingin fokus pekerjaan sebagai Wawako Palembang saat ini.
"Yang penting bekerja dulu untuk membantu masyarakat, masalah itu (pengunduran diri) kagek (nanti) dulu. Nomer dua itu," ujarnya usai membuka pasar bazar murah bagi masyarakat Palembang, Senin (4/4/2022).
Dia pun enggan mengomentari soal kemungkinan pindah ke partai lainnya. Menurut Fitrianti Agustinda, masa jabatannya tidak lama lagi, masih menyisahkan satu tahun.
Baca Juga:Bio Solar Langka, Anggota DPRD Sumsel Desak Pertamina Atasi Kelangkaan
“Tidak terasa saya tinggal sekitar satu tahun lagi. Saya hanya ingin berbuat lebih banyak untuk lebih masyarakat. Jadi bisa lebih fokus bekerja,” katanya kepada awak media.
"Waduh, itu belum dulu. Yang penting sekarang saya mau bekerja dulu. Mengakhiri masa jabatan ini dengan baik. Karena masih banyak yang belum saya lakukan,” sambungnya.
Meski demikian, Fitrianti sempat mengakui jika dirinya memang dibesarkan oleh partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarno Putri tersebut.
“Doakan saja, supaya saya mampu bekerja lebih baik untuk masyarakat,” pungkas Fitri.