Cerita Pilu Apriyanti Korban Kebakaran Kampung Nelayan Sungsang: Tersisa Pakaian Melekat di Badan, Saat Bulan Puasa

Para korban kebakaran di kampung nelayan Sungsang membutuhkan bantuan.

Tasmalinda
Senin, 04 April 2022 | 07:47 WIB
Cerita Pilu Apriyanti Korban Kebakaran Kampung Nelayan Sungsang: Tersisa Pakaian Melekat di Badan, Saat Bulan Puasa
Kebakarani,kampung nelayan Sungsang di Banyuasin Sumsel [Sumselupdate.com]

SuaraSumsel.id - Suasana haru dari ratusan warga Desa Sungsang, Lorong Kerangga, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan tidak terbendung.

Saat harta rumah dan kekayaan lainnya ludes di lahap api, Sabtu (3/4/2022) malam dalam waktu hanya tiga jam. Momen bulan puasa, atau Ramadhan bukannya disambut dengan suka cita namun ada kesedihan mendalam.

Salah satu korban, Aprianti tidak kuasa menahan rasa tangis melihat rumah sekaligus tempat dirinya dan suami mencari uang, hangus terbakar.

Ia mengaku melihat secara langsung, bagaimana harta benda yang bersisa atau yang tidak dapat diselamatkan.“Kejadiannya begitu cepat saya hanya berpikir untuk menyelamatkan anak sambil menggendongnya keluar rumah,” akunya pilu.

Baca Juga:LRT Sumsel Operasikan 88 Perjalanan Selama Ramadhan

Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, bahkan berkas-berkas penting pun tidak terselamatkan. Kebakaran hanya menyisahkan pakaian yang melekat di badan. "Hanya baju di badan saja yang kami bisa selamatkan,” ungkapnya perih.

Dia pun berharap agar Pemerintah dapat membantu mendirikan kembali rumah yang sudah lima tahun juga dijadikan tempat usaha.

Bau hangus dari kebakaran tercium menyengat dan sesekali masih terlihat asap putih bekas terbakarnya puluhan rumah korban. Tampak juga kulkas, bentor, bekas puluhan tabung gas berubah menjadi besi rongsokan pasca-terbakarnya kampung nelayan itu semalam.

Camat Banyuasin II Salinan, mengungkapkan setidaknya 41 kartu keluarga (KK) dengan 135 jiwa yang menjadi korban jiwa atas musibah kebakaran tersebut, di mana dua di antaranya mengalami luka bakar ringan.

Mengenai penyebabnya, dia menyebutkan berasal dari kompor gas yang berada di tempat gorengan yang kemudian menyambar jerigan bahan bakar.

Baca Juga:Bio Solar Langka, Anggota DPRD Sumsel Desak Pertamina Atasi Kelangkaan

Api berhasil dipadamkan yang dibantu oleh masyarakat dan petugas pemadam kebakaran, baik dari darat maupun laut yang padam pada pukul 20.30 WIB.

Seperti diketahui, kebakaran hebat terjadi di kampung nelayan Sungsang, tepat malam pertama bulan Ramadhan. Kejadian pun menjadi perbincangan publik di media sosial.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan bupati Banyuasin, Askolasi Jasi pun telah meninjau lokasi ini dan menyerahkan bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak