Kain Songket Palembang Berbahan Pewarna Alami Mulai Diminati di Pasaran

Dalam dua tahun terakhir, Netty,mulai menerima pesanan kain songket berbahan pewarna alami.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 26 Maret 2022 | 10:25 WIB
Kain Songket Palembang Berbahan Pewarna Alami Mulai Diminati di Pasaran
Penenun kain songket di kawasan Talang Kerangga Palembang yang menggunakan pewarna alami di Palembang, Jumat (18/3/2022). [ANTARA/Dolly Rosana]

Produk tersebut pewarna alami ini ia dapatkan dari daun secang, daun kangkung, getah gambir, kulit manggis dan kulit jengkol.

Baginya relatif mudah untuk mendapatkan bahan-bahan tersebut karena dapat diperoleh secara gratis di lingkungan tempat tinggal atau membeli di pasar tradisional.

Walau dari sisi biaya lebih murah tapi tantangan terletak pada proses pembuatan karena setidaknya dibutuhkan waktu hingga satu pekan.

Bahan dari tumbuh-tumbuhan itu harus direbus dengan air dalam waktu tertentu hingga volume air berkurang sampai separuhnya.

Baca Juga:KKP Serahkan Satu Unit Ekskavator ke Pembudidaya Udang Vaname di OKI

“Jika pakai pewarna tekstil, gampang saja cuma lima menit direbus sudah bisa dipakai untuk dicelup ke benang. Kalo ini, satu jam itu baru mendidih saja,” kata Rita.

Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo mengungkapkan pihaknya sebagai pembina UMKM kain songket sempat menggelar seminar terkait upaya membuka potensi pasar ekspor di Australia.

Dari hasil seminar itu, terdapat empat produk yang diputuskan untuk dikurasi yakni kain songket dan jumputan, kemplang, kopi dan rempah.

“Khusus songket, ternyata konsumen di Australia itu kurang menyukai warna-warna yang terang (mencolok). Mereka lebih suka warna soft,” kata dia.

Atas dasar itu, BSB akan membina pelaku UMKM songket untuk melahirkan produk dengan warna-warna lembut jika ingin merambah pasar ekspor di Australia, Eropa hingga Amerika Serikat.

Baca Juga:Dishub Siapkan Derek di Jalan Rusak Batukuning OKU

Akan lebih baik, jika produk itu dari pewarna alami karena saat ini di negara-negara maju sedang mengandrungi produk yang berbahan alami ecofashion.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini