facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

16 Kilogram Sabu Dibungkus Kemasan Teh asal Myamar, Polisi: Sumsel Target Jaringan Internasional

Tasmalinda Rabu, 02 Februari 2022 | 18:27 WIB

16 Kilogram Sabu Dibungkus Kemasan Teh asal Myamar, Polisi: Sumsel Target Jaringan Internasional
Petugas dari BNNP Sumsel melakukan pengecekan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang dikemas menggunakan bungkus plastik teh hijau bermerek Guan Yinwang (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/22)

Kepolisian menyebutkan jika Sumatera Selatan ialah target jaringan peredaran internasional narkoba jenis sabu.

SuaraSumsel.id - Polda menyebut Sumatera Selatan atau Sumsel menjadi salah satu target penyelundupan narkotika jaringan internasional, salah satunya Myanmar.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono mengatakan, hal tersebut merupakan penelusuran kepolisian yang merujuk pada hasil ungkap kasus yang berlangsung lebih kurang selama tiga tahun terakhir di Sumsel. Terutama dari barang bukti sabu yang kerap dibungkus dengan kemasan teh asal Myamar.

Dalam rentang waktu itu aparat kerap mendapatkan barang bukti sabu-sabu yang diselundupkan dikemas dalam bungkus plastik teh hijau bermerek Guan Yinwang dengan jumlah yang terbilang besar.

Kemasan teh tersebut diketahui berasal dari Myanmar, yang kemudian diolah menjadi pembungkus sabu-sabu oleh sindikat pengedaran narkotikanya.

Baca Juga: Update PPKM di Sumsel: 13 Daerah Berlakukan Level 2, 4 Daerah Berlakukan Level 1

Penyelundupan sabu-sabu sebarat 16 kilogram (Kg) yang dilakukan oleh dua tersangka berinisial A (48) dan F (41) warga Dusun Ujong Kreung Kelurahan Meunasah Leubok Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, Aceh, menggunakan satu unit mobil pikap warna hitam BG-9833-NQ tujuan Palembang.

Unit Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba di Jalan Palembang-Jambi Km 59, Simpang Tungkal, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, pada Selasa dini hari.

"Sudah tiga tahun ini kami temukan sabu-sabu dikemas dalam bungkus teh warna hijau atau kuning bermerek tulisan mandarin sehingga dianggap dari China. Tapi bukan, China keberatan disebut demikian, sebab sabu-sabu itu dikemas di luar negeri oleh sindikat Myanmar," kata dia.

Perjalanan penyelundupan sabu-sabu itu memiliki rute yang cukup panjang, sebab dari Myanmar para sindikat melintasi Malaysia.

Melintas Selat Malaka dan berlabuh di pulau Sumatera seperti Aceh, Medan, Batubara, Tembilahan,Pekanbaru Riau, ataupun daerah lain sekitarnya.

Baca Juga: Peredaran Sabu di Sumsel Tinggi: Setelah 15 Kilogram Sabu Diamankan, 16 Kilogram Sabu Digagalkan

"Sabu-sabu tersebut diselundupkan ke Sumsel melalui dua cara bisa melalui lintas perairan seperti Sumsang, Banyuasin ataupun jalan lintas darat. Selain itu Sumsel ini juga jalur perlintasan ke daerah lain seperti Jawa dan sebagainya. Karena jalurnya lurus sehingga bisa cepat dan lebih murah dibanding mereka (para pengedar) produksi sendiri," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait