16 Kilogram Sabu Dibawa Pakai Pick Up Sawit Dimodifikasi, Dikendalikan oleh Napi

Peredaran narkoba jenis sabu di Sumatera Selatan tergolong tinggi, 16 kilogram sabu tujuan Palembang berhasil digagalkan.

Tasmalinda
Rabu, 02 Februari 2022 | 13:38 WIB
16 Kilogram Sabu Dibawa Pakai Pick Up Sawit Dimodifikasi, Dikendalikan oleh Napi
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Tomy Harmanto memperlihatkan barang bukti sabu [Suara.com/Welly JT]

SuaraSumsel.id - Polda Sumsel berhasil mengamankan 16 kilogram (Kg) narkoba jenis sabu yang dibawa dari Nanggroe Aceh Darussalam, Minggu (1/2/2022) dini hari. Ironisnya, sabu tersebut dikendalikan oleh warga binaan atau Napi yang masih mendekam di Lapas. 

Modus yang dilakukan para pelaku ini terbilang baru, pelaku memodifikasi mobil Pick Up L300 bak terbuka dengan memasang pengukit otomatis di bawah bak. Sabu seberat 16 Kg disembunyikan dalam kotak kayu yang ditutup terpal biru. 

Pengungkapan kasus ini bermula saat anggota mendapatkan informasi masyarakat bahwa akan ada narkoba yang datang dalam jumlah besar.

Anggota pun melakukan penyelidikan, dan berhasil menemukan mobil pick up sawit yang melintas di Jalur Lintas Timur atau Jalintim, Palembang - Jambi, Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Muba kedua tersangka berhasil dibekuk bersama yang dibungkus dengan teh Cina. 

Baca Juga:Update PPKM di Sumsel: 13 Daerah Berlakukan Level 2, 4 Daerah Berlakukan Level 1

" Modusnya pelaku memodifikasi mobil L300 BG 9833 NQ di Medan dengan biaya Rp35 juta dengan maksud mengelabui Polisi agar tidak tertangkap,"Ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu, Rabu (2/2/2022). 

Dua kurir asal Aceh ini Armia (48) dan Fadly (39) dikendalikan oleh warga binaan JM yang dipesan oleh Sofyan yang saat ini menjadi DPO.  Usai mendapat pesanan kedua tersangka berangkat menggunakan mobil Pick Up Nopol BG yang dibeli dari Palembang . 

" STNK mobil itu atas nama Acit orang Palembang namun sudah meninggal dan ternyata mobil tersebut milik Fadly. Namun saat berangkat mengantar sabu mobil tersebut dikendarai Armia, sedangkan Fadly duduk dibangku penumpang. Penggunaan mobil plat Palembang ini juga maodus barubagar mobil yang masuk Palembang tidak dicurigai membawa sabu,"ujar Heri. 

Masih dikatakan Heri, dua tersangka  ini sudah mengantar sabu yang kedua kalinya ke Palembang. Pertama kali, mereka berhasil lolos dan sudah mendapatkan uang Rp100 juta , sedangkan yang kedua ini belum mendapatkan upah karena belum berhasil membawa sabu. 

" Mereka ini unik saat kita tangkap mereka langsung video call dengan bahasa isyarat mereka dengan mengatakan " Saya sakit, mobil rusak langsung dimatikan," tuturnya. 

Baca Juga:Peredaran Sabu di Sumsel Tinggi: Setelah 15 Kilogram Sabu Diamankan, 16 Kilogram Sabu Digagalkan

Sabu yang dibungkus dengan teh cina ini bukan bwrasal dari cina hanya bungkusnya saja. " Ini sindikat dari Myanmar bungkusnya saja yang Cina tapi sudah kita konfirmasi bukan cina. Namun sudah dua tahun ini bungkus ini selalu digunakan karena sabu ini asal luar negeri.

Kontributor : Welly Jasrial Tanjung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak