facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Capaian Energi Baru Terbarukan Sumsel 20 Persen, Berikut Rinciannya

Tasmalinda Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:35 WIB

Capaian Energi Baru Terbarukan Sumsel 20 Persen, Berikut Rinciannya
Panel surya lampu jalan. Capaian Energi Baru Terbarukan Sumsel Capai 20 Persen, Berikut Rinciannya [ANTARA]

Realisasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sumatera Selatan mencapai 20 persen pada tahun 2021 atau hampir mencapai target yang ditetapkan pemerintah sebesar 23 persen.

SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan atau Sumsel ternyata sudah mencapai realisasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 20 persen. Pencapaian hampir mendekati target 23 persen pada tahun 2025.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumsel Hendriansyah mengatakan pencapaian ini dari pembangunan pembangkit dengan menafaatkan energi baru terbarukan dalam kurun enam tahun terakhir.

“Tinggal sedikit lagi, jika PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) berkapasitas 8 Mega Watt di Pagaralam sudah jalan, sampai kami ditarget 23 persen itu,” kata Hendriansyah seperti melansir dari ANTARA.

Pemerintah Provinsi atau Pemprov mendorong kalangan pebisnis dapat menggunakannya seperti yang dilakukan sejumlah kafe di Bandung, Jawa Barat, yang menggunakan panel surya.

Baca Juga: Kisah Perompak di Sumsel yang Sial: Mau Merampok Malah Terpeleset dan Berhasil Dilumpuhkan

Penggunaan panel surya berkapasitas besar di Sumsel baru dilakukan PLN dengan membangun PLTS berkapasitas 2 Megawatt (MW) di kawasan Jakabaring Sport City, Sumatra Selatan. PLTS itu untuk memenuhi kebutuhan energi di kawasan olahraga tersebut sejak 2018.

Untuk penggunaan EBT lainnya, Sumsel sudah mengembangkan energi berasal dari panas bumi, biomassa dan air.

Untuk panas bumi, menjadi penggunaan EBT yang tertinggi di Sumsel yakni di PLTP Rantau Dedap berkapasitas 91,2 MW milik Supreme Energy, serta PLTP Lumut Balai berkapasitas 55 MW milik Pertamina Geothermal Energy (PGE)i Kabupaten Muara Enim.

Sumsel juga memiliki Pembangkit Listrik Mini Hidro berkapasitas 9 MW di Kabupaten Lahat, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 3 x 3,3 MW di Lahat, serta Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) sekam padi milik PT Buyung Poetra Sembada di Kabupaten Ogan ilir. (ANTARA)

Baca Juga: PWNU Sumsel Dirikan Teknologi Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya, Segera Diresmikan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait